4 Kegunaan Astaxanthin Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya

Astaxanthin merupakan karotenoid yang secara alami dapat ditemukan di alga, udang, lobster, kepiting, dan salmon. Karotenoid merupakan pigmen yang dapat menunjang kesehatan tubuh. Astaxanthin merupakan salah satu pigmen warna merah yang membuat salmon, kepiting, lobster, dan udang berwarna merah muda. Pada ikan salmon, astaxanthin terdapat dengan kandungan tertinggi di bagian otot salmon. Di dalam otot ikan salmon, astaxanthin berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh. Sedangkan bagi manusia, astaxanthin merupakan antioksidan yang sangat kuat. Bahkan astaxanthin merupakan antioksidan yang lebih kuat dibandingkan dengan beta karoten, vitamin E, vitamin C, vitamin D, dan selenium. Anda penasaran dengan apa saja kegunaan dari astaxanthin, Anda dapat baca di bawah ini 5 kegunaan dan juga efek samping astaxanthin bila dikonsumsi berlebihan.

  1. Astaxanthin dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan

Astaxanthin merupakan anti peradangan dan pengurang rasa sakit yang alami. Pigmen ini memang digunakan salah satunya sebagai senyawa anti peradangan dari berbagai penyakit kronis. Hal yang mengagumkan ialah zat ini 100 persen alami dan bersifat seperti beberapa analgesik resep, tetapi tidak menyebabkan ketergantungan.

Kegunaan Astaxanthin Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya
Kegunaan Astaxanthin Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya (Ilustrasi/wikimedia)
  1. Astaxanthin membuat mata sehat

Anda pasti terkejut mendengar kegunaan astaxanthin yang satu ini. Astaxanthin memang memiliki kemampuan untuk melintasi penghalang dan mencapai retina Anda. Beberapa penelitian klinis mengenai astaxanthin, senyawa ini telah terbukti dapat membantu pemulihan retinopati diabetes, ketegangan mata, dan kelelahan mata dalam melihat detail halus berbagai pemandangan. Jadi, astaxanthin memang sudah terbukti memiliki manfaat yang baik untuk menyehatkan mata.

  1. Antioksidan super kuat

Astaxanthin merupakan antioksidan yang bersifat melapisi seluruh sel, karena mampu masuk memenuhi setiap sel di tubuh. Secara molekular, antioksidan ini bersifat lipofilik dan hidrofilik, sehingga memungkinkan untuk menjangkau seluruh bagian sel di tubuh. Selain itu berdasarkan penelitian tahun 2007, astaxanthin telah terbukti sebagai antioksidan yang 6000 kali lebih kuat dibandingkan dengan vitamin C, 800 kali lebih kuat dibandingkan dengan CoQ10, 550 kali lebih kuat dibandingkan dengan zat katekin yang ada di teh hijau, dan 75 kali lebih kuat daripada asam alfa lipoic.

  1. Merawat kulit dan sebagai sunscreen alami



Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa astaxanthin dapat meningkatkan kelembapan kulit, kelembutan, elastisitas, mengobati keriput, dan flek kulit. Senyawa ini secara alami bersifat antioksidan bagi tubuh, sehingga mampu mengurangi dampak buruk dari radiasi sinar matahari yang mengenai kulit. Astaxanthin dapat menyaring UVA yang berdampak buruk bagi kulit. Dengan kata lain senyawa ini merupakan sunscreen yang bekerja dari dalam tubuh untuk menyaring bahaya radiasi matahari. Tak hanya sebagai sunsceen, ternyata senyawa ini mampu membantu mengurangi timbulnya jerawat.

Walaupun astaxanthin memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, bukan berarti tidak memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Ingat segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Beberapa efek samping yang sudah diketahui dari mengonsumsi astaxanthin dibahas sebagai berikut.

  1. Masalah serius karena astaxanthin dapat berinteraksi dengan obat lain

Interaksi obat merupakan masalah serius. Misalnya, obat tekanan darah dapat diperkuat oleh astaxanthin dan dapat menyebabkan tekanan darah turun sangat rendah. Bahkan dalam kasus tertentu, interaksi astaxanthin dengan obat penurun tekanan darah dapat menyebabkan penurunan tekanan darah sampai ke tingkat yang berbahaya. Jadi ada baiknya jika Anda yang menderita hipertensi dan mengonsumsi obat penurun tekanan darah, berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen yang mengandung astaxanthin.

  1. Mengurangi kadar kalsium

Satu lagi hal penting yang harus Anda ketahui dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung astaxanthin dapat menurunkan kadar kalsium dalam darah. Dengan menurunnya kadar kalsium dalam darah, berarti mengonsumsi astaxanthin dapat mengurangi pasokan kalsium ke tulang. Dengan kata lain dapat memperparah penderita osteoporosis. Bagi penderita osteoporosis, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung astaxanthin.

  1. Tidak direkomendasikan bagi ibu hamil

Astaxanthin telah diketahui dapat mengubah fungsi paratinoid Anda. Maka dari itu mengonsumsi suplemen yang mengandung Astaxanthin tidak dianjurkan untuk digunakan bagi ibu yang sedang hamil, karena dapat mengubah hormon yang berkaitan dengan kehamilan.


Daftar Pustaka:

  • http://www.wisegeek.org/what-are-the-most-common-astaxanthin-side-effects.htm
  • http://www.examiner.com/article/powerful-antioxidant-astaxanthin-can-interact-with-medications-and-hormones

 



Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- manfaat astaxanthin, - efek samping astaxanthin, - astaxanthin adalah, - manfaat astaxanthin untuk jerawat, - fungsi astaxanthin, - manfaat astaxanthin untuk kulit, - manfaat interxanthin untuk kulit, - interxanthin, - obat interxanthin, - astaxanthin 4 mg obat apa

Artikel Terkait dan Link Sponsor

4 Kegunaan Astaxanthin Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya Post in | Last updated: July 19th, 2016 | 26,035 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tes berhitung dulu *