Makanan pelindung kulit
Makanan pelindung kulit (Ilustrasi/wkp)

6 Jenis Makanan Pelindung Kulit

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki suhu berkisar 21-34oC, terletak di sepanjang khatulistiwa, yang berarti meningkatkan risiko terkena paparan sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun. Paparan sinar matahari yang kuat dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn) dan eritema, sedangkan paparan sinar matahari yang berlebihan dan berlangsung lama menyebabkan degenerasi pada kulit seperti penuaan dini dan beberapa kanker kulit.

Menurut WHO, terus terjadi peningkatan pada penyakit kanker kulit, pada tahun 2008 di seluruh dunia ada sekitar 2 juta kasus baru setiap tahun untuk kanker kulit non melanoma, sedangkan kasus kanker kulit jenis melanoma terjadi sekitar 132.000 kasus baru setiap tahunnya. Lembaga pengendalian penyakit di Amerika -Center of Diseases Control (CDC) memperkirakan pada tahun 2010 di Amerika Serikat ada sekitar lebih kurang 61.061 orang telah didiagnosa terkena kanker kulit melanoma dan sekitar 9.154 orang meninggal dunia.

Dalam upaya menjaga dan mempertahankan kesehatan kulit ada beberapa makanan sehat yang dapat meningkatkan SPF (Sun Protection Factor) pada kulit Anda sehingga akan membantu melindungi Anda dari sinar UV (Ultraviolet) yang berbahaya dari sinar matahari. 6 makanan itu antara lain :

1. Semangka

Semangka merupakan buah favorit di musim panas dan sangat mudah didapatkan. Selain itu semangka dapat dimanfaatkan untuk beragam menu makanan. Memiliki nama latin Citrullus vulgaris, semangka termasuk dalam keluarga labu-labuan (cucurbitaceae) yang banyak mengandung air. Semangka juga mengandung vitamin C dan antioksidan yang dikenal sebagai lycopene, senyawa yang dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

2. Tomat

Tomat (Solanum lycopersicum syn.) merupakan tanaman holtikultura yang mudah didapatkan. Buah ini selain dimanfaatkan sebagai minuman seperti jus, juga biasa digunakan sebagai campuran makanan, daya antioksidan kuat dalam buah tomat ini berasal dari senyawa-senyawa yang terkandung dalam buah tomat, seperti ß-karoten dan likopen yang termasuk ke dalam golongan karotenoid, serta beberapa senyawa lainnya seperti vitamin E dan vitamin C juga dapat bertindak sebagai antioksidan. Senyawa likopen dalam tomat memiliki kadar antioksidan yang lebih tinggi dibanding senyawa yang lain. Likopen merupakan zat warna kuning tua sampai merah tua yang bertanggung jawab terhadap warna merah pada tomat. Likopen dikenal baik sebagai senyawa yang memiliki daya antioksidan tinggi, senyawa ini mampu melawan radikal bebas akibat polusi dan radiasi sinar UV.

Menurut penelitian Di Mascio (1989) kemampuannya mengendalikan radikal bebas likopen 10 kali lebih efisien daripada vitamin E atau 2 kali lebih efisien dari beta-karoten. Selain sebagai anti penuaan dini, likopen juga memiliki manfaat untuk mencegah penyakit jantung, kencing manis, osteoporosis, masalah kesuburan, dan kanker terutama kanker prostat. Selain likopen, polifenol yang terdapat dalam tomat ternyata juga memiliki kemampuan antioksidan yang dapat menghilangkan radikal bebas dan menghindarkan dari risiko kanker kulit.

3. Coklat hitam

Makanan pelindung kulit
Makanan pelindung kulit (Ilustrasi/wkp)

Ya itu benar! coklat favorit Anda. Coklat merupakan jenis makanan nikmat yang dipercaya dapat menambah energi juga sebagai bahan tambahan pada berbagai jenis makanan dan sediaan farmasi. Coklat memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, bahkan secara psikologis mengonsumsi coklat dapat menimbulkan rasa nyaman dan dapat menstimulasi sistem saraf dari kondisi apatis sehingga coklat disebut-sebut sebagai makanan penghilang stres.  Coklat dengan kandungan 70% kakao (biji coklat) memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, karena dalam coklat kaya akan kandungan antioksidan diantaranya flavonoid dan fenol yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Besarnya kandungan antioksidan ini bahkan 3 kali lebih banyak dari teh hijau, minuman yang selama ini sering dianggap sebagai sumber antioksidan. Kakao atau cokelat hitam meningkatkan SPF Anda langsung dan melawan kerusakan yang disebabkan karena oksidasi.

4. Wortel

Wortel (Daucus carota L.) mengandung air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin (beta karoten, B1, dan C). Beta karoten memiliki manfaat sebagai antioksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan. Selain itu, beta karoten dalam wortel dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi. Banyaknya beta-karoten ditemukan dalam wortel, yang melindungi kulit terhadap matahari. Beta-karoten memberikan manfaat ganda bagi tubuh seperti  meningkatkan SPF.

5. Teh

Teh merupakan salah satu minuman yang sangat populer di seluruh penjuru dunia. Di berbagai negara teh bahkan menjadi bagian dari budaya. Teh dibuat dari pucuk daun muda tanaman teh (Camellia sinensis). Kandungan teh diketahui memiliki lebih dari 4000 zat bioaktif dimana sepertiganya merupakan senyawa-senyawa polifenol yang baik untuk kesehatan. Senyawa yang berperan sebagi antioksidan yang melawan radikal bebas yang menyebabkan penuaan kulit serta mampu meningkatkan perisai antioksidan kulit dari dalam ke luar.

6. Pomegranate (Buah delima)

Pomegranate merupakan buah yang mulai dikenal sebagai sumber antioksidan yang tinggi. Buah ini di Indonesia dikenal dengan sebutan buah delima  (Punica granatum) yang memiliki manfaat dalam meningkatkan ketahanan kulit Anda terhadap kerusakan yang terjadi akibat radiasi berbahaya dari matahari.

Buah delima merupakan salah satu sumber antioksidan dengan kandungan antosianin dan polifenol yang cukup tinggi. Pigmen antosianin yang merupakan zat warna untuk ungu, merah, dan biru dari buah-buahan, sayuran dan bunga. Antosianin merupakan salah satu antioksidan kuat yang dapat mencegah berbagai kerusakan akibat stress oksidatif sehingga mampu melindungi sel dari radikal bebas. Senyawa ini memberikan kekuatan pada lapisan atas kulit, meningkatkan ketahanan terhadap sinar UV yang berbahaya.

Selain makanan sehat di atas upaya lain untuk menjaga dan melindungi kesehatan kulit dapat dilakukan dengan pemakaian kosmetik yang berkualitas seperti lotion, tabir surya (sunscreen) atau produk perawatan kulit lain yang memiliki pelindungan SPF yang baik.

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- Cepat gemuk, - makanan pelindung, - Makanan pelindung kulit, - benarkah protein merupakan makanan pelindung adalah

data-ad-format="link">
6 Jenis Makanan Pelindung Kulit Post in | Last updated: January 6th, 2017 | 230 views
Apoteker, Kontributor infosehatkeluarga.com - Malang, Jawa Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *