6 Kebiasaan Salah Dalam Merawat Tubuh, Anda Pernah Mengalaminya?

By | January 3, 2017
Kebiasaan salah Merawat tubuh
Kebiasaan salah Merawat tubuh

Kebiasaan salah Merawat tubuh (Ilustrasi/pixabay)

Mungkin anda mengira bahwa kebiasaan-kebiasaan yang sering anda lakukan dalam melakukan perawatan kecantikan tubuh dan rambut sudah tepat dan efektif. Tapi tunggu dulu, coba cek kembali mungkin ada dari kebiasaan yang sering anda lakukan dalam perawatan dan pengaplikasian alat kecantikan yang kurang tepat, malah justru menimbulkan akibat buruk tanpa anda sadari. Berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan dalam merawat kecantikan sehari-hari yang ternyata caranya malah keliru sehingga tidak dapat memberikan hasil yang maksimal, bahkan menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

  1. Menata dan meluruskan rambut dengan alat catok yang diatur pada suhu maksimum
    6 Kebiasaan Salah Dalam Merawat Tubuh, Anda Pernah Mengalaminya? 1

Benar saja, alat kecantikan yang satu ini bila disetting pada suhu maksimum akan dapat membuat proses pelurusan dan pengeritingan rambut menjadi lebih cepat. Namun bukan berarti tidak ada efek buruk yang ditinggalkan. Dalam hal ini rambut akan menjadi cepat kering bahkan membuat rambut bercabang dan merusak struktur jaringan rambut. Jika kebiasaan ini terus dilakukan lama-kelamaan rambut akan kehilangan elastisitas di setiap helainya sehingga membuatnya makin susah diatur. Cara yang benar ialah gunakan alat pencatok rambut yang memiliki sistem pengaturan suhu, gunakan suhu yang paling aman dalam prosesnya.

Untuk rambut normal suhu yang paling sesuai ialah 180 derajat dan gunakan suhu 190 derajat Celsius untuk rambut yang lebih tebal. Jangan lupa sebelum proses pelurusan buatlah rambut supaya menjadi luwes ditata dengan menjadikannya lembab, salah satu caranya ialah dengan menggunakan serum perawatan rambut.

2. Penggunaan kondisioner rambut atau hairmask sesudah proses pewarnaan dengan harapan rambut menjadi lebih halus

Fungsi kondisioner atau hairmask memang untuk membuat rambut menjadi halus dan lembut, akan tetapi apabila anda telah selesai melakukan proses pewarnaan rambut, sebaiknya hindari proses perawatan rambut apapun dalam kurun waktu minimal 2 minggu. Hal ini dikarenakan setelah rambut mengalami proses pewarnaan agar partikel warna rambut tidak mudah terlepas dari tiap helaian rambut sehingga warna rambut tetap terlihat cerah dan tidak luntur. Gunakan hanya shampo dan kondisioner yang dikhususkan untuk rambut yang diwarnai, karena kandungan dalam produk tersebut telah diformulasikan agar dapat menjaga kondisi rambut dan warna rambut agar tetap senantiasa berkilau.

3. Mandi berendam air hangat dalam waktu yang lama

Sudah bukan rahasia lagi kalau mandi berendam air hangat bisa menghilangkan penat dan stres serta membuat pikiran dan tubuh menjadi lebih rileks. Tapi sudah tahukah anda bila kebiasaan ini terlalu sering dilakukan justru akan membuat kulit kehilangan kelembabannya, hal ini dikarenakan air hangat atau panas dapat mengikis minyak pada jaringan kulit sehingga membuat kulit menjadi kering, berisik dan keriput.

Jika anda ingin berendam menggunakan air hangat, jangan berendam lebih dari 15 menit. Jangan lupa untuk menggunakan sabun yang mengandung pelembap, body Butter atau body oil agar kelembaban kulit tubuh tetap terjaga, setelah mandi jangan lupa aplikasikan pemakaian bodylotion.

4. Meletakkan pisau cukur dalam keadaan lembab

Banyak yang sependapat waktu yang paling efektif ketika mencukur bulu ialah saat mandi. Namun tanpa anda sadari, anda sering meninggalkan pisau cukur anda selepas dipakai dalam keadaan lembab. Hal ini tentunya akan menjadikan pisau cukur anda berkarat dan tidak higienis lagi ketika akan dipakai kembali. Segera mungkin keringkan pisau cukur anda selepas dipakai dan simpan pada tempat yang bersih dan kering.

5. Memakai krim penghilang jerawat dalam jumlah yang banyak

Ketika wajah anda sedang mengalami masalah jerawat, tentunya anda akan berusaha melakukan segala cara agar jerawat yang terlihat di wajah anda segera menghilang dari pandangan. Kebanyakan orang merasa puas ketika mengoleskan krim penghilang jerawat secara tebal pada kulit wajah yang mengalami masalah jerawat. Hal tersebut bukannya mengatasi masalah jerawat melainkan membuat jerawat menjadi semakin membesar dan meluas serta menyebabkan iritasi wajah. Oleskan krim pengobatan jerawat secukupnya pada area wajah yang mengalami masalah jerawat, hindari mengoleskan krim jerawat pada seluruh kulit di sekitar jerawat.

6. Menggunakan facial wash sekaligus untuk membersihkan make up mata

Benar saja cara ini memang praktis dan efisien untuk membersihkan wajah dari polesan make up. Tetapi perlu anda ketahui sabun pembersih wajah akan terasa perih jika terkena mata. Sisa riasan anda tidak akan terangkat sempurna. Jangan samakan kulit wajah anda dengan kulit di area sekitar mata, kulit pada area sekitar mata merupakan bagian kulit tertipis dan tentunya paling mudah untuk terkena iritasi sehingga membutuhkan penanganan khusus dalam proses pembersihannya. Gunakan hanya produk yang khusus hanya untuk membersihkan riasan mata yang banyak dijual di pasaran. Hapus riasan mata dengan eye make up remover menggunakan tissue kering dengan gerakan yang searah, dimulai dari sudut terluar mata hingga sudut dalam mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *