Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama

Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama – Bagi yang sudah pernah merasakannya, angin duduk sangat berbeda dan terasa jauh lebih menyakitkan bila dibandingkan dengan masuk angin biasa.Tanda-tanda angin duduk diantaranya adalah nyeri dada seperti ditekan dengan keras, berkeringat dingin, perut kembung, sakit pada ulu hati, mual, dan sebagainya.

Dunia kedokteran mengenal angin duduk dengan istilah penyakit jantung yang disebut Sindroma Koroner Akut atau SKA yang merupakan bentuk lain dari Penyakit Jantung Koroner. Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah salah satu jenis penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia.

Ketika mengalami angin duduk, seseorang biasanya akan mengambil tindakan yang umum, misalnya dengan minum larutan tolak angin, menggunakan balsam, atau kerokan. Namun, gejala angin duduk yang terlambat dan tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan kematian hanya dalam 30 menit kemudian, karena itulah angin duduk dapat dianggap sebagai gejala/ penyakit yang berbahaya.

Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama

Penyebab Angin Duduk/ Angina Pectoris:

Penyebab utama angin duduk adalah terjadinya penyempitan pembuluh darah di jantung (vasokonstriksi). Penyempitan tersebut akan menyebabkan jantung / sebagian jantung tidak mendapat oksigen yang cukup, sehingga jantung tidak mendapatkan pasokan darah seimbang. Kondisi tersebut pada akhirnya akan mengakibatkan kerusakan otot jantung, salah satunya adalah “angin duduk” yang dapat menyebabkan kematian.

Gejala Angin Duduk / Angina Pectoris:

Gejala angin duduk biasanya diawali dengan timbulnya rasa nyeri dada yang dalam dunia kedokteran disebut angina pectoris. Sejauh ini, penderita angin duduk lebih banyak terjadi pada orang dewasa, terutama pria. Angina pectoris dapat terjadi kapan saja dan gejalanya semakin parah dalam hitungan menit atau jam.

Prof. DR. dr. Teguh Santoso, SpPD, selaku Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Unversitas Indonesia menyarakan agar penderita yang mengalami angin duduk harus secepat mungkin medapatkan pertolongan intensif tidak lebih dari 15 menit, tehitung setelah serangan nyeri yang pertama.

Menurut Profesor Teguh, variasi rasa nyeri yang dirasakan adalah dada seperti ditekan, diremas-remas, kadang-kadang rasanya menjalar hingga lengan dan leher, kembung pada ulu hati yang rasanya mirip seperti maag, sesak napas dan selalu keluar keringat dingin.

Kematian dapat terjadi jika penderita tidak segera mendapatkan pertolongan setelah merasakan gejala-gejala di atas.

Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama
Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama (Ilustrasi)

Pertolongan Pertama Pada Penderita Angin Duduk/ Angina Pectoris:

  1. Seorang yang secara tiba-tiba merasakan nyeri dada sebaiknya menghentikan aktifitas apapun.



  2. Menggunakan obat antiplatelet. Obat antiplatelet yang paling mudah didapatkan adalah aspirin.

  3. Segera pergi ke rumah sakit terdekat agar ditangani oleh dokter bagian kardiovaskular atau dokter ahli jantung.

  4. Pengobatan tradisional untuk menyembuhkan angin duduk adalah menelan 1 siung bawang putih yang sudah dikeprek. Cara tersebut bermanfaat untuk mengatasi angin duduk dengan gejala perut kembung, nyeri ulu hati, tidak bisa kentut dan tidak bisa buang air besar.

    Catatan: Penggunaan bawang putih untuk mengatasi gejala angin duduk tidak serta merta menghilangkan gejala dan bahaya dari angin duduk. Sebagai antisipasi, segera setelah menelan bawang putih, bawalah penderita ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan intensif.

Cara Mencegah Angin Duduk/ Angina Pectoris:

Pencegahan yang paling mudah dan sangat dianjurkan adalah selalu menyediakan tablet antiplatelet, terutama bagi orang yang menderita gangguan jantung.

Menurut Prof. Teguh, obat antiplatelet yang paling mudah didapatkan dan murah adalah aspirin. Selain berfungsi untuk mengatasi nyeri, aspirin juga berfungsi memperlancar pembuluh darah yang tersumbat.

Olah raga teratur dan menjaga pola hidup sehat sangat penting untuk mencegah sterjadinya berbagai macam penyakit, salah satunya adalah angina pectoris atau biasa kita sebut sebagai angin duduk.

Demikianlah Angin Duduk : Gejala, Pencegahan dan Cara Pertolongan Pertama, semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda.



Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- gejala angin duduk, - cara mengatasi angin duduk, - masuk angin duduk, - obat angin duduk, - penyebab angin duduk, - angin duduk, - obat masuk angin duduk, - cara mengobati angin duduk, - cara mengatasi masuk angin duduk, - mengatasi angin duduk
Gravatar Image

Summase S Pd

Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan
Gravatar Image

Artikel Terkait dan Link Sponsor

Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama Post in | Last updated: December 28th, 2014 | 65,646 views

14 thoughts on “Angin Duduk : Penyebab, Gejala, dan Cara Pertolongan Pertama

  1. asslamualaikum pak, saya sudah 2 hari ini merasakan ulung ati tertekan kedlam rasanya menusuk sampai punggung belakang setiap digerakkan ke kanan atau pun kekiri nyeri ketusuk2 rasanya… apakah ini juga termasuk masuk angin duduk?? mohon informasi jwbanya pak..

    1. Sebaiknya Ibu memeriksakan diri ke dokter, dan yang terbaik ialah dokter yang dilengkapi dengan USG dan peralatan medis lainnya karena banyak penyakit yang gejalanya hampir sama.Seperti halnya waktu itu, istri saya oleh dokter di puskesmas dikira hanya capek-capek. Oleh dokter praktek dekat rumah dikira usus buntu dan kelainan sumsum tulang belakang, di dokter praktek ahli dalam katanya kekurangan zat besi, namun setelah ke RS dan diUSG ternyata ada batu empedu.

    1. Dibaca aja kang, gak usah dicopy, kalau perlu dibookmark (CTRL+D), supaya kalau mau dibaca lagi tinggal cari di bookmark

  2. ada banyak orang yang meninggal karena ketida tahuan penanganan pertama pada gangguan kesehatan nya,setelah membaca artikel ini semoga bermanfaat dan korban berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tes berhitung dulu *