Bahaya Kelebihan Air
Bahaya Kelebihan Air (Ilustrasi/pixabay)

Bahaya Kelebihan Air

Komposisi utama dari tubuh kita ialah air, yaitu rata-rata 50 – 65% pada orang dewasa. Air sangatlah penting bagi kehidupan, kematian dapat terjadi dalam 1 minggu jika kita tidak mengonsumsi cairan apapun, bahkan dalam 2 sampai 3 hari pada cuaca panas. Sedangkan tanpa makanan, manusia masih dapat bertahan hidup selama beberapa bulan.

Air tentunya memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita, antara lain meregulasi suhu tubuh dan fungsi organ tubuh lainnya. Rata-rata kebutuhan cairan pada orang dewasa ialah 2500 mL per hari atau 50 mL per kilogram berat badan per hari atau biasanya kita dianjurkan untuk minum 8 gelas air per hari. Kebutuhan ini tentunya berbeda untuk tiap orang, bergantung pada berat badan, aktivitas harian, iklim, dan kondisi medis tertentu.

Bahaya Kelebihan Air
Bahaya Kelebihan Air (Ilustrasi/pixabay)

Dehidrasi dapat terjadi jika seseorang kurang mendapat asupan cairan atau terjadi pengeluaran cairan yang berlebihan (seperti muntah atau diare), akibatnya tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya. Tubuh menjadi letih, pusing, dan konsentrasi pun menurun. Tanda awal yang paling mudah dikenali bahwa tubuh dalam keadaan dehidrasi yaitu timbulnya rasa haus atau warna urin yang gelap. Tingkatan dehidrasi bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Pada dehidrasi ringan biasanya tidak ada gejala atau hanya timbul rasa haus, dan kita bisa mengatasinya dengan minum air. Namun pada dehidrasi berat dapat terjadi gangguan keseimbangan elektrolit, gangguan fungsi ginjal, syok akibat penurunan volume darah yang berakibat penurunan kesadaran hingga kematian. Oleh karena itu, perlu penanganan yang segera untuk mengganti cairan tubuh, yaitu melalui cairan infus.

Tapi tahukah anda, apa yang akan terjadi jika tubuh kita kelebihan cairan? Kita sering dianjurkan untuk minum banyak air, tapi ternyata jika terlalu banyak hingga melebihi kebutuhan harian dapat berbahaya bagi tubuh. Kelebihan cairan tubuh dapat menyebabkan suatu kondisi akut yang sangat berbahaya dan bahkan mengancam nyawa, yaitu intoksikasi air atau keracunan air atau juga disebut hiperhidrasi. Yang menjadikan kondisi ini berbahaya ialah terjadinya hiponatremia (kekurangan natrium atau garam dalam darah).

Apa itu intoksikasi air?
Kelebihan cairan tubuh mengakibatkan dilusi natrium dan elektrolit lainnya dalam darah, akibatnya kadar natrium darah menurun (kurang dari 135 mEq/L). Normalnya, terjadi perpindahan cairan antara sel dan pembuluh darah dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Pada kondisi kelebihan cairan, cairan akan berpindah dari pembuluh darah ke dalam sel-sel tubuh dan menyebabkan pembengkakan sel-sel tubuh.

Apa akibat intoksikasi air?
Gejala awal intoksikasi air yaitu mual dan muntah akibat dari lambung tidak dapat menahan jumlah air yang begitu banyak. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan medis segera, dapat mengakibatkan gangguan saraf yang berat (kadar natrium < 105 mEq/L) yaitu mulai dari sakit kepala, penurunan kesadaran, kejang, hingga stroke, koma, atau bahkan kematian segera. Gangguan saraf yang terjadi akibat dari pembengkakan sel-sel otak atau disebut edema otak. Akibatnya, tekanan di dalam otak meningkat dan jika berlanjut akan menekan batang otak yang dapat menyebabkan henti nafas karena tertekannya pusat nafas pada batang otak, sehingga terjadi kematian segera.

Apa penyebab intoksikai air?
Intoksikasi air dapat disebabkan oleh asupan cairan yang berlebihan, retensi cairan akibat kondisi medis tertentu, atau penggunaan obat-obat tertentu.

Asupan cairan yang berlebihan

  • Intoksikasi air akibat meminum air dalam jumlah berlebihan mungkin sangat jarang terjadi. Namun, hal ini bisa saja terjadi baik secara sadar maupun tidak sadar. Secara sadar misalnya setelah suatu aktivitas atau olahraga yang berat, seseorang akan meminum banyak air untuk mengatasi rasa haus. Untuk menghindari hal itu, minumlah air sebelum dan sesudah olahraga berat. Selain itu, hindari juga untuk meminum air sebanyak 1 liter dalam 1 jam.
  • Kondisi tidak sadar yang membuat seseorang dapat meminum air dalam jumlah banyak yaitu pada orang dengan gangguan jiwa seperti skizofrenia. Pada gangguan jiwa ini dapat terjadi kondisi psychogenic polydipsia, dimana orang tersebut meminum air dalam jumlah banyak tanpa adanya stimulus fisiologis untuk minum (dapat mencapai 15 liter per hari).
  • Orang yang dalam keadaan tidak sadar atau koma dan harus mendapatkan makanan dari cairan infus atau selang melalui mulut ke lambung (nasogastric tube) juga berisiko terjadi hiponatremia jika tidak dipantau dengan baik.
  • Bayi yang diberi susu formula yang terlalu encer atau pengobatan diare dengan air putih saja (dianjurkan diberikan ASI, oralit atau sari buah yang mengandung elektrolit pada bayi yang diare). Bayi lebih mudah terjadi intoksikasi air karena massa tubuh bayi yang kecil, bayangkan massa tubuh bayi yang kecil mengandung 75% air.

Retensi cairan tubuh
Retensi cairan atau menumpuknya cairan tubuh dalam sistem sirkulasi, jaringan tubuh, atau rongga tubuh dapat terjadi pada kondisi medis atau penyakit tertentu. Misalnya pada gagal jantung kongestif, gagal ginjal, penyakit hati, SIADH (Syndrome of Inappropriate Antidiuretic Hormone Secretion). Pada kondisi-kondisi tersebut, perlu untuk konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, baik dengan obat-obatan atau pembatasan cairan atau makanan tertentu.

Obat-obatan tertentu
Obat-obatan yang menstimulasi retensi air dan atau ekskresi natrium dapat menyebabkan hiponatremia. Obat-obatan tersebut yaitu:

  • Antikejang (obat epilepsi): sodium valproate, carbamazepine, phenytoin
  • Antidepresan: SSRI, TCA, monoamine oxidase inhibitor
  • Antidiabetik: chlorpropamide
  • Antipsikotik: haloperidol
  • Barbiturat
  • Kemoterapi: vincristine
  • Obat penurun kolesterol: clofibrate
  • Diuretik: thiazide, furosemide
  • Opioid: morphine
  • Lainnya: lisinopril, losartan, amlodipine, omeprazole, amiodarone, trimethoprim-sulfamethoxazole, ciprofloxacin.

Demikianlah Bahaya Kelebihan Air, semoga bermanfaat.

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- Ciri kelebihan cairan in, - dehidrasi kelebihan air, - jika kelebihan air dapat menyebabkan ganggu terhadap organ tubuh yaitu

data-ad-format="link">
Bahaya Kelebihan Air Post in | Last updated: March 28th, 2017 | 113 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *