Banjir Air Liur Saat Tidur

Infosehatkeluarga.com – Anda sering kebanjiran air liur saat tidur? Ah biasa kok, tapi itu bisa jadi itu juga pertanda Anda mengalami gangguan penyakit.

Begini ulasannya:

Air liur (saliva) akan terbentuk jika kita mengunyah. Semakin sering dan kuat kita mengunyah, semakin banyak pula air liur yang diproduksi. Normalnya tubuh kita selalu memproduksi air liur sekitar 1-1,5 liter per hari, paling banyak diproduksi saat siang hari dan paling sedikit diproduksi di malam hari, kecuali jika mengalami kelainan produksi air liur.

Kelainan produksi air liur dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu produksi air liur yang terlalu sedikit dan produksi air liur yang terlalu banyak. Produksi air liur yang berlebih (sialorrhea atau hipersalivasi) dapat disebabkan karena satu atau lebih kelenjar air liur yang hiperaktif, atau mengalami gangguan saat proses menelan. Namun produksi air liur berlebih juga bisa disebabkan karena faktor pendukung lain seperti berat badan berlebih, saat tidur lebih banyak dalam posisi miring, perokok, dan saat tidur sering mengorok.

banjir air liur

Ada pula sejumlah penyakit yang bisa memberikan keluhan banjir air liur, misalnya ukuran lidah besar (macroglossia), adanya aliran balik (refluks) asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), bell’s palsy (kelumpuhan saraf no. 7 yang mengakibatkan otot muka mengalami kelumpuhan lokal), dan lain-lain. Pada GERD, biasanya seseorang akan mengeluhkan rasa terbakar di dada, adanya regurgitasi dan rasa tidak enak saat menelan.

Sejumlah obat-obatan juga bisa memicu efek samping berupa produksi berlebih air liur. Penyebab lainnya adalah sariawan atau aphtous ulcer.

dr. Handris Yanitra

Oleh dr. Handris Yanitra yang berpraktik di Westin Inhouse Clinic – Westin Resort Bali
www.MeetDoctor.com

Demikianlah artikel mengenai Banjir Air Liur Saat Tidur, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

*