Campak, Sakit Dahulu Baru Jadi Kebal

Benarkah Pasta Gigi Dapat Menyembuhkan Jerawat? – Penyakit campak biasanya menyerang anak-anak. Campak akan sangat berbahaya jika menyerang ibu hamil, karena menyebabkan sindrom rubella yang mengakibatkan janin tidak berkembang dengan baik.

Bayi yang terinfeksi sebelum dilahirkan dapat mengalami perkembangan mental yang terhambat, pembentukan jaringan mata, hati, liver dan limpa yang tidak sempurna, tuli serta bermasalah pada sumsum tulangnya ketika dia lahir.

WHO mencatat, pada tahun 2001 sebanyak 30 juta anak terserang campak dan 700 ribu di antaranya meninggal. Sebagian besar kasus ini terjadi di negara-negara berkembang.

Penyakit ini menelan banyak korban yang mengalami komplikasi dengan penyakit lainnya. Seperti pneumonia, diare dan malnutrisi. Nah, seperti apa penyakit campak itu, apa penyebab, gejala dan bagaimana mengatasi? Berikut ulasannya.

PENYAKIT campak disebabkan oleh infeksi virus rubella. Virus rubella dapat menular dari satu orang ke yang lainnya melalui udara ataupun sekresi saluran pernafasan dan tenggorokan dari orang yang telah terinfeksi. Rubella juga dapat menular dengan cepat melalui kontak fisik dengan penderita.

Penyakit campak akan semakin mudah menyerang tubuh orang yang defisiensi vitamin A. Karena vitamin A berperan penting untuk menjaga kekebalan tubuh dari infeksi virus.
Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya biasanya dia akan kebal terhadap penyakit ini.

Gejala Campak

Masa inkubasi virus rubella dalam tubuh sekitar 14 – 23 hari atau 2 – 3 minggu setelah terinfeksi virus tersebut.

* Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi, yaitu berupa panas badan, nyeri tenggorokan, hidung meler (coryza), batuk (cough), bercak koplik, nyeri otot, mata merah (conjuctivitis).

* Sebagian penderita tidak menyukai cahaya terang.

* Beberapa penderita disertai dengan penurunan kadar trombosit dalam darah, sehingga lebih mudah mengalami memar.

* 2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik koplik). Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal muncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala di atas. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol).

* Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan kaki, sedangkan ruam di wajah mulai memudar.

* Pada puncak penyakit, penderita merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. Namun 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang.

penyakit campak

Antisipasi dan Pengobatan Campak

Pemberian vaksin merupakan tindakan preventif  untuk mencegah penyakit campak. Vaksin MMR (measless-mumps-rubella) ditemukan pada tahun 1971. Vaksin tersebut mengandung virus-virus yang sudah dilemahkan.

Imunisasi dengan vaksin ini dianjurkan diberikan dua kali. Vaksin pertama saat  anak berusia 12 hingga 15 bulan. Selanjutnya vaksin kedua diberikan pada anak usia 4 hingga 6 tahun. Vaksin MMR cukup efektif menekan potensi menderita campak hingga 95%.

Belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit campak. Yang dapat dilakukan sebagai tindakan kuratif adalah istirahat yang cukup dan minum obat penurun panas. Jika anak Anda terserang campak, awasi dengan seksama suhu tubuhnya. Ingat bahwa vaksin rubella berfungsi untuk mencegah, tidak untuk mengobati. Jadi, pemberian vaksin pada anak yang terserang virus ini tidak akan membantu memulihkan kesehatannya.

Penyakit campak tidak dapat ditangani dengan pemberian antibiotik. Karena antibiotik tidak dapat menghentikan infeks virus. Selama tidak ada komplikasi, penyakit campak akan dilawan dengan sendirinya oleh sistem imun tubuh.

Tapi jika demam tidak kunjung turun, atau disertai gejala-gejala lain yang tidak biasa, maka Anda harus segera menghubungi dokter. Pada anak-anak, masa pemulihannya sekitar satu minggu, sedangkan pada orang dewasa membutuhkan waktu yang lebih lama. (vel/berbagai sumber)

Komplikasi Campak

Pada anak yang sehat dan gizinya cukup, campak jarang berakibat serius. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak:

  1. Infeksi bakteri: Pneumonia dan infeksi telinga tengah.
  2. Kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga penderita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan.
  3. Ensefalitis (infeksi otak) terjadi pada 1 dari 1.000-2.000 kasus.

Demikianlah artikel mengenai Campak, Sakit Dahulu Baru Jadi Kebal, semoga bermanfaat.

Sumber: Pos Kupang

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- tips memulihkan campak, - mengembalikan stamina setelah campak, - memulihkan sakit tampek, - sakit campak bisa jadi kebal penyakit, - mengembalikan stamina anak setelah infeksi virus, - kebal setelah campak, - kebal campak, - cara menyembukn anak campak dengan tf, - cara memulihkn campk, - vitamin untuk anak sakit campak

data-ad-format="link">
Campak, Sakit Dahulu Baru Jadi Kebal Post in | Last updated: December 12th, 2016 | 91 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *