8 Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa Tanpa Pengobatan Medis

By | April 12, 2020
Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa

Sebentar lagi bulan ramadhan akan segera tiba, dan bagi kalian yang memiliki penyakit asam lambung, sangat penting untuk memahami cara mengatasi asam lambung saat puasa. Sebab seperti yang kita semua tahu, keadaan perut kosong merupakan salah satu penyebab maag atau naiknya asam lambung.

Sedangkan di siang hari, tepatnya dari azan subuh hingga azan maghrib, kita tidak boleh makan atau minum apapun yang akan membatalkan puasa. Termasuk juga minum obat lambung.

Tentunya kita juga tidak ingin sampai harus tidak puasa karena sakit lambung. Oleh karena itu, ketahuilah cara–cara mengatasi sakit lambung saat puasa berikut ini. Tidak perlu menggunakan obat atau melakukan pengobatan medis, cukup ikuti saja cara–cara berikut ini.

8 Cara Mengatasi Sakit Lambung Saat Puasa

Perhatikan Pola Makanan Ketika Berbuka dan Sahur

Pada dasarnya, jumlah porsi makan selama berpuasa tidak jauh berbeda dengan hari–hari pada umumnya yaitu 2 kali dalam sehari. Namun jeda waktunya saja yang cukup lama, yaitu sekitar 14 jam dari subuh hingga magrib.

Dari magrib hingga bertemu subuh kembali, atau sekitar 10 jam, kalian perlu memanfaatkannya dengan membuat pola makan yang baik. Salah satu caranya ialah dengan tidak langsung makan berat ketika habis berbuka.

Sebab langsung makan–makanan mengandung karbohidrat, terutama nasi, setelah 14 jam tidak ada asupan apapun, akan membuat lambung kalian mengalami shock dan menyebabkan meningkatnya asam lambung. Oleh karena itu, usahakan makan–makanan ringan, seperti buah dan takjil atau air hangat untuk berbuka.

Hindari Berbuka Dengan Gorengan dan Makanan Berminyak

Selanjutnya, Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa ialah dengan menghindari gorengan dan makanan berminyak saat puasa.

Salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia ialah memilih makanan berminyak, seperti gorengan sebagai takjil atau makanan berbuka puasa. Padahal kebiasaan ini merupakan salah satu penyebab sakit lambung.

Makan makanan berminyak saja sudah menjadi pencetus naiknya asam lambung. Apalagi jika kalian mengonsumsinya dalam keadaan perut kosong dan belum mendapatkan asupan apapun selama lebih dari 12 jam.

Namun bukan berarti kalian tidak boleh makan gorengan dan makanan berminyak lainnya selama bulan puasa. Tetapi usahakan makan makanan yang lebih ringan, seperti roti atau lontong terlebih dahulu sebelum makan gorengan.

Jangan Minum Minuman Bersoda Ketika Berbuka

Layaknya makanan berminyak dan gorengan, minuman bersoda atau berkarbonasi juga merupakan salah satu hal yang menjadi penyebab asam lambung naik di malam hari. Apalagi jika kalian meminumnya ketika sahur. Efek sakit lambungnya akan terasa selama kalian puasa di siang hari.

Oleh karena itu, menghindari atau bahkan tidak minum minuman bersoda sama sekali selama bulan puasa merupakan salah satu cara mengatasi asam lambung saat puasa yang paling penting.

Hal ini juga dilakukan demi menghindari asam lambung naik di siang hari yang memaksa kalian harus membatalkan puasa untuk minum obat pereda sakit maag.

Usahakan Makan Sayur Ketika Sahur

Berikutnya, Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa ialah dengan memakan sayur-sayuran ketika makan sahur.

Cara mengatasi sakit lambung saat puasa yang berikutnya ialah dengan memperbanyak jumlah porsi sayur dan buah ketika sahur dibandingkan dengan jumlah porsi nasi. Hal ini bisa memperingan kerja lambung agar bisa tetap normal hingga seharian penuh.

Namun kalian juga perlu memperhatikan jenis sayuran yang dimasak. Hindari buah dan sayur yang memiliki kandungan asam tinggi, seperti tomat, jeruk nipis, atau sayur dengan asam tinggi lainnya.

Selain itu, hindari juga makan makanan yang pedas ketika sahur. Sebab tentunya makanan pedas bisa memicu naiknya asam lambung, apalagi bila anda langsung tidur setelah makan.

Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur

Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa dengan tidak langsung tidur setelah sahur

Seperti yang disampaikan sebelumnya, langsung tidur setelah makan merupakan salah satu kebiasaan buruk kita khususnya setelah sahur. Memang hal ini terlihat sepele untuk orang biasa, namun untuk orang–orang yang memiliki bawaan penyakit asam lambung, langsung tidur setelah makan bisa memicu naiknya asam lambung.

Kebiasaan ini biasanya dilakukan di hari–hari pertama puasa. Memang harus bangun dan makan di tengah malam hingga fajar membutuhkan waktu adaptasi. Sehingga biasanya setelah subuh kita akan tidur kembali.

Padahal, jangka waktu paling cepat dari makan ke tidur ialah 2 jam. Bila kurang dari itu, lambung akan lebih sulit dalam mengolah makanan di dalam tubuh dan menyebabkan sakit lambung di siang hari. Oleh karena itu, hindari langsung tidur atau jangan tidur lagi setelah sahur agar tidak memicu naiknya asam lambung. Bila kalian ingin tidur, usahakan menunggu paling tidak 2 jam setelah makan.

Hindari Menggunakan Ikat Pinggang atau Pakaian Ketat Selama Puasa

Selanjutnya Cara Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa ialah dengan menggunakan pakaian yang longgar.

Pakaian–pakaian ketat seperti celana jeans atau lebih tepatnya yang digunakan di bagian perut, seperti ikat pinggang bisa menjadi pemicu munculnya rasa sakit lambung seperti terbakar. Hal ini dikarenakan keadaan perut yang kosong dan tertekan dari luar selama berjam–jam. Apalagi bila anda perlu melakukan aktifitas di luar ruangan.

Untuk mengatasinya, kalian bisa menggunakan pakaian–pakaian yang lebih longgar dan tidak menekan perut secara langsung. Bila terpaksa harus menggunakan ikat pinggang, usahakan untuk melepas ikat pinggang tersebut secara berkala selama beberapa menit untuk menghindari tekanan yang terlalu lama.

Bila kalian mengalami heartburn atau sakit karena bagian perut tertekan terlalu lama, segeralah berbaring dengan posisi kepala lebih tinggi dari pada perut. Kemudian lepas ikat pinggang dan usahakan untuk rileks dengan mengatur pernapasan dan sebagainya.

Kunyah Makanan Dengan Perlahan Hingga Halus

Cara mengatasi sakit lambung saat puasa yang berikutnya ialah dengan membiasakan mengunyah makanan dengan benar. Sebab hal ini bisa sangat membantu lambung dalam mencerna makanan tanpa perlu bekerja terlalu keras.

Pada dasarnya, manusia harus mengunyah makanan sebanyak 15 hingga 20 kali untuk satu sendok makanan. Namun terkadang kita tidak memperhatikan hal ini dan membuat lambung harus memproduksi asam yang lebih banyak untuk bisa mencerna makanan dalam keadaan setengah utuh.

Oleh karena itu, makanlah secara perlahan dan benar. Apalagi pada saat sahur, dimana terkadang kita makan terburu–buru karena harus mengejar imsak.

Usahakan Tidak Terlewat Sahur

Dan cara terakhir untuk mengatasi asam lambung saat puasa ialah dengan tidak melewatkan makan sahur. Mungkin cara yang satu ini bisa dibilang paling sulit, sebab dalam satu bulan selalu ada waktu dimana kita kesiangan bangun sahur.

Padahal sahur sangat penting untuk menjadi satu–satunya asupan makanan selama kita berpuasa di siang hingga sore hari. Oleh karena itu, persiapkan baik dengan cara memasang alarm untuk membangunkan ketika waktu sahur.

Tetapi jangan sampai begadang dan tidak tidur dari waktu buka hingga sahur. Sebab jam tidur juga sangat berpengaruh pada kesehatan organ pencernaan termasuk lambung. Terlalu banyak begadang bisa memicu penyakit maag akut atau GERD.

Radang tenggorokan saat puasa? Baca Kombinasi Obat Cefadroxil, Alaxan FR, dan Methylprednisolone 4 mg Untuk Radang Tenggorokan

Nah, seperti itulah beberapa cara mengatasi asam lambung saat puasa. Sebenarnya bila dilakukan dengan benar dan mengikuti semua cara di atas, puasa tidak akan membuat kalian sakit lambung. Justru sebaliknya, ada manfaat puasa untuk asam lambung yang bisa kalian rasakan.