Deteksi penyakit melalui kulit
Deteksi penyakit melalui kulit

Deteksi penyakit melalui kulit

Infosehatkeluarga.com – Kulit merupakan organ terbesar yang melindungi tubuh dari patogen dan kehilangan air yang berlebihan dan dapat digunakan sebagai indikator untuk mendeteksi penyakit pada tubuh karena adanya lebih dari 1.000 ujung saraf yang terbungkus olehnya. Jadi, jika Anda mengalami masalah pada kulit, itu bukan berarti Anda mengalami masalah atau penyakit kulit, tapi mungkin masalah kesehatan yang lebih serius. Lalu, bagaimana kita mengetahui jika itu hanya iritasi atau tanda dari sesuatu penyakit yang lebih serius? Inilah beberapa indikator deteksi penyakit melalui kulit yang perlu diketahui.

Deteksi penyakit melalui kulit

  • Ruam kaki bagian bawah

Jika Anda tiba-tiba mengalami bercak bersisik coklat muda pada kulit , terutama di bagian depan tulang kering, maka itu perlu diwaspadai sebagai tanda dermopati diabetik, suatu kondisi yang disebabkan oleh perubahan terkait diabetes pada pembuluh darah. Untuk memastikan Anda terbebas dari diabetes, ini ada Tes Laboratorium Untuk Pemeriksaan Diabetes.

  • Kulit menjadi kebiruan
Deteksi penyakit melalui kulit
Deteksi penyakit melalui kulit

Jika kulit berubah warna menjadi biru, Anda mungkin menderita sianosis, atau kadar oksigen darah yang tidak memadai. Waspadai 4 Tanda Jantung Anda Tidak Dalam Keadaan Sehat.

  • Bercak bersisik

Karsinoma sel skuamosa, merupakan jenis kanker kulit kedua yang paling umum, sering dimulai dengan bercak-bercak bersisik pada kulit, atau pertumbuhan yang mirip dengan kutil. Baca juga: Waspadai tanda-tanda kulit alergi.

  • Kulit menjadi gelap

Jika kulit menjadi gelap  dan terasa seperti beludru, itu bisa jadi pertanda acanthosis nigricans, suatu kondisi kulit terkait diabetes yang bisa mengindikasikan kelebihan insulin dalam aliran darah.

  • Lesi

Jika Anda mempunyai lesi berwarna ungu atau coklat di kaki, wajah, atau selaput lendir, itu bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Sarkoma Kaposi merupakan sejenis kanker kulit yang sering menyerang orang yang menderita HIV, sering dimulai dengan lesi di area ini.

  • Memar

Memar merupakan tanda umum luka pada kulit, tapi jika setiap tersentuh sedikit saja meninggalkan bekas, maka perlu untuk melakukan pemeriksaan darah. Memar sering merupakan tanda anemia defisiensi besi, suatu kondisi di mana darah tidak memiliki persediaan sel darah merah yang cukup. Jika tidak diobati, hal ini bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, pusing, kurang nafsu makan, dan nyeri dada. Pelajari Anemia atau Kekurangan Sel Darah Merah : Gejala, Penyebab dan Pengobatannya.

  • Tembel di mata
Deteksi penyakit melalui kulit - Tembel di mata
Deteksi penyakit melalui kulit – Tembel di mata

Jika infeksi kelopak mata mengganggu maka sebaiknya meminta dokter untuk memeriksa kadar gula darah Anda. Diabetes dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh rentan terhadap infeksi, termasuk tembel pada kelopak mata.

  • Ruam Merah pada tubuh atau Wajah.

Jika Anda tidak pernah terkena sinar matahari, tapi lengan, kaki, dan badan terlihat seperti terbakar, itu bisa menjadi tanda demam scarlet. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini biasanya diikuti dengan radang tenggorokan dan lidah berwarna putih.

  • Tahi lalat yang tidak simetris

Jika Anda memiliki tahi lalat yang tidak simetris, memiliki batas yang tidak teratur, atau warnanya beragam, atau memiliki diameter lebih besar dari penghapus pensil, atau tahi lalat yang terus membesar, maka Anda mungkin menderita melanoma.

  • Pembuluh darah pecah.

Pembuluh darah yang pecah bisa disebabkan oleh luka, namun bisa juga menjadi pertanda penyakit serius. Pembuluh darah yang pecah terutama pada wajah, bahu, dada, dan punggung, bisa menjadi pertanda kerusakan hati.

  • Kulit menebal atau mengeras pada jari tangan

Kulit menebal atau mengeras pada jari tangan bisa menjadi gejala skleroderma, suatu penyakit autoimun, atau digital sclerosis, suatu kondisi kulit terkait diabetes.

  • Ruam berbentuk kupu-kupu
Deteksi penyakit melalui kulit - Ruam berbentuk kupu-kupu
Deteksi penyakit melalui kulit – Ruam berbentuk kupu-kupu

Kulit setiap orang memerah dari waktu ke waktu, tapi bila wajah yang memerah secara permanen bisa menjadi tanda adanya penyakit serius. Lupus sering bermanifestasi seperti merah, kadang-kadang bersisik berbentuk kupu-kupu di hidung dan pipi.

  • Gatal-gatal

Banyak hal yang bisa membuat orang menjadi gatal, sepeti kain wol dan cuaca dingin. Tapi terkadang, ada penyebab lain dari rasaa gatal yang tidak nyaman itu. Jika kulit Anda terasa gatal dan sulit disembuhkan, periksakan diri ke dokter. Rasa gatal yang terus-menerus seringkali bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada kantong empedu Anda.

  • Kulit Menguning

Dalam banyak kasus, ketika kulit berubah menjadi kuning, ini merupakan gejala penyakit kuning, atau kelebihan bilirubin, produk limbah yang diciptakan oleh pemecahan hemoglobin di aliran darah.

  • Kulit belang-belang.

Perubahan warna belang-belang pada kulit sering merupakan pertanda psoriasis, yang dapat menyebabkan nyeri sendi rematik, infeksi kulit, dan dalam kasus komplikasi atau psoriasis eritroderma, bisa menyebabkan kematian.

  • Kulit gatal dan kering

Kulit gatal dan kering seringkali menjadi indikasi diabetes, karena berkurangnya sirkulasi dan infeksi yang sering menyertai suatu penyakit.

  • Abses

Abses sering merupakan gejala infeksi Staph, yang dapat merusak organ vital dan berpotensi menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

  • Luka yang lambat sembuh

Lambatnya penyembuhan luka sering merupakan pertanda diabetes, hal ini karena masalah sistem kekebalan tubuh dan kemampuan melancarkan sirkulasi. Baca 8 Gejala Diabetes Yang Harus Diwaspadai.

Demikianlah Deteksi penyakit melalui kulit, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">
Deteksi penyakit melalui kulit Post in | Last updated: March 1st, 2018 | 48 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *