Fakta-Fakta Tentang Kanker Rahim dan Cara Mencegahnya

Fakta-Fakta Tentang Kanker Rahim dan Cara Mencegahnya

Cara mencegah kanker rahim

Cara mencegah kanker rahim (Ilustrasi/wikipedia)

Akhir-akhir ini sedang marak sekali penyuluhan-penyuluhan tentang salah satu penyakit yang menyerang reproduksi wanita yaitu kanker rahim. Mulai dari orang-orang yang sudah dewasa yang rentan terkena penyakit mematikan ini, sampai anak-anak usia sekolah telah mulai diberi penyuluhan tentang penyakit ini untuk tujuan pencegahan dini.

Sebenarnya, apa, bagaimana, dan separah apa sih penyakit kanker rahim ini sehingga cukup menyita banyak perhatian masyarakat?

Salah satu penyakit paling ditakuti wanita

Kanker rahim adalah tumor ganas pada lapisan endometrium yaitu lapisan terdalam rahim yang merupakan tempat beradanya ovum-ovum yang telah selesai dibuahi. Kanker jenis ini dapat mempengaruhi kemampuan reproduksi seorang wanita. Oleh sebab itu, bisa dimaklumi bila kemudian para wanita begitu mencemaskan kalau kanker ini menyerangnya.

Penderita kanker rahim di Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia

Tak heran rupanya jika sekarang penyuluhan-penyuluhan tentang kanker rahim gencar sekali dilakukan sebab di Indonesia ternyata penderita kenker rahim terus meningkat. Bahkan Indonesia merupakan peringkat kedua di dunia setelah China dalam daftar penderita kanker rahim terbanyak. Bukankah itu suatu hal yang mengkhawatirkan?

Kanker rahim ternyata telah ada sejak ribuan tahun lalu

Sejarah mencatat, ternyata kanker rahim sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Pada tahun 400 SM. Hipocrates, seorang dokter Yunani menemukan penyakit ini pada jaman kerajaan Yunani.

Selama berabad-abad, penyebab kanker rahim tidak diketahui secara pasti. Padahal sebenarnya pada masa peradaban masehi penyakit ini sudah banyak diderita oleh para wanita. Butuh waktu yang lumayan lama untuk mendeteksinya. Pada masa itu, tetap penyebabnya tidak diketahui sehingga pengobatannya pun belum bisa ditemukan.

Virus biang kerok penyebab kanker rahim

Jika “biang kerok penyakit AIDS adalah HIV, maka biang kerok penyakit kanker rahim adalah Human Papillomavirus (HPV). Virus ini menginvasi rahim, lalu masuk ke jaringan sel rahim dan menggerogotinya.

Lama kelamaan sel-sel dalam rahim seorang penderita akan mati dan digantikan dengan kanker yang terus berkembang. Pada dasarnya, HPV tidak jauh berbeda dengan yang terdapat pada kulit yaitu virus yang berada di balik penyakit kutil (baik kulit pada umumnya atau kulit kelam*n). Namun secara spesifik, HPV adalah varian virus yang berbeda.

WC umum, tempat paling berpotensi sebagai penyebab kanker rahim

Mungkin ada yang berpikiran, di mana sih biasanya virus HPV bersarang hingga sampai pada organ reproduksi wanita? Virus paling suka bersarang di tempat yang lembab dan kotor, salah satunya adalah di WC umum. Jika tempat tersebut tidak dibersihkan secara benar dan bersih, maka besar kemungkinan akan didatangi oleh HPV ini.

Kemudian, virus tersebut siap menyerang siapapun wanita yang menggunakan WC. Nah, dari WC umum tersebut bisa juga menjadi tempat penularan dari virus-virus yang tertinggal dari penderita yang menggunakan WC sebelumnya.

Rokok dapat memicu kanker rahim

Telah banyak terbukti betapa rokok mempunyai efek negatif yang sangat banyak terhadap kesehatan kita. Meski demikian, sebagian wanita seolah tidak jera menggunakan rokok tersebut.

Tahukah Anda kenapa kanker rahim juga bisa dipicu oleh rokok? Tidak lain karena nikotin yang terkandung pada rokok dapat mempermudah selaput ledir sel-sel tubuh bereaksi, terutama pada tenggorokoan, paru-paru dan leher rahim. Apabila nikotin tersebut diserap oleh tenggorokan terlalu banyak, maka akibatnya organ tersebut akan terkontaminasi.

Pembersih kewanitaan memperparah kanker rahim

Untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan, para wanita seringkali menggunakan cairan pembersih kewanitaan  untuk membasmi kuman pada organ kewanitaan. Di organ kewanitaan memang terdapat semacam kuman yang bernama Basillis Doderlain, namun kuman tersebut bukan kuman berbahaya. Sebab fungsinya adalah untuk memproduksi asam laktat yang berguna untuk menjaga kelembaban organ tersebut.

Sementara itu, antiseptik atau cairan pembersih kewanitaan yang sering digunakan mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menyebabkan iritasi dan memperparah kanker rahim.

Lantas, agar kanker mengerikan ini tidak menyerang, langkah pencegahan apa yang bisa lakukan?

Pertama, menjaga kebersihan organ reproduksi. Ini sebagai pencegahan utama organ kewanitaan agar tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab kanker tersebut. Jika memakai WC umum, jangan asal saja. Lihat dulu kebersihannya. Meskipun lagi kepepet, sebaiknya tetap bersabar mencari WC yang terawat dan bersih. Kadang karena kita tidak sabar dan buang air di sembarang tempat, kebiasaan ini yang kemudian menjadi boomerang terhadap kesehatan.

Kedua, menjaga kebersihan pakaian dalam. Sebagai pelindung bagian luar organ kewanitaan, pakaian dalam harus mendapatkan perhatian khusus. Selain memilih pakaian dalam yang nyaman dan terbuat dari bahan yang ramah kesehatan, pastikan terus pakaian dalam tersebut dalam keadaan kering serta bersih. Ganti celana minimal 3 kali sehari agar selalu bersih. Celana yang kotor dan lembab sangat disenangi oleh bakteri.

Ketiga, jauhi rokok. Sebelumnya, telah dijelaskan tentang bagaimana rokok bisa menyebabkan seseorang terjangkit kanker rahim. Coba deh serius tanya diri, apa sih manfaat yang didapat selama ini dengan merokok? Uang habis dibakar dan kesehatan tubuh direcoki perlahan dari waktu ke waktu. Untuk apalah gaya hidup dan gengsi agar dianggap keren diturutkan jika nyawa menjadi taruhannya.

Keempat, jangan menggunakan antiseptik terlalu sering untuk membersihkan organ kewanitaan. Kadang gencarnya iklan sabun atau cairan kesehatan untuk organ intim membuat sebagian wanita menelan mentah-mentah informasi tersebut. Mentang-mentang dikatakan untuk kesehatan, jadi dipakailah sesering mungkin tanpa mengenal batasan.

Tak hanya frekuensi pemakaian yang harus diperhatikan, sebelum membeli sebuah produk, pelajari dulu kandungannya. Jika punya kenalan atau kalau memungkinkan, tanya khusus pada ahli kesehatan apa memang bagus atau tidak. Jangan sembarang gosok atau ngasih cairan ke organ kewanitaan deh. Kalau hati ragu, coba saja herbal atau bahan alami dari alam. Jika di sekitar rumah ada daun sirih asli, kenapa malah membeli daun sirih yang sudah diekstrak dan mungkin dicampuri bahan kimia serta pengawet.

Kelima, jangan suka g0nta-ganti pasangan. Kanker rahim merupakan peringatan keras bagi mereka yang suka melakukan hubungan secara bebas. Kesenangan menurutkan hawa nafsu yang tidak hanya melanggar norma dan agama tetapi juga mengabaikan kesehatan sehingga terancamlah nyawa.

Jangan memikirkan kesenangan sementara saja, coba pertimbangkan dampak dalam jangka panjang pada keberlangsungan hidup sendiri. Berhubunganlah dengan pasangan yang sah. Berhubungan dengan sembarang orang memperbesar risiko terserang kanker rahim karena bisa saja salah satu dari mereka akan menularkan virus tersebut.

Keenam, hindari berhubungan pada usia dini. Memang sebagian orang banyak menggaungkan indahnya pernikahan dini. Hal ini tidaklah berarti bahwa semakin dini usia, semakin indah pernikahannya. Ketika menikah pertimbangkan juga usia yang bagus menurut kesehatan reproduksi. Perlu diketahui, hubungan 1ntim yang dilakukan wanita pada usia dini akan memicu kanker rahim. Mengapa demikian? Tidak lain karena organ-organ pada wanita belum terlalu matang.

Nah, sudah jelas fakta dan bahayanya. Melakukan pencegahan adalah kewajiban. Ingat kesehatan lebih utama dibanding kenikmatan sementara. Risiko yang akan ditanggung mungkin seumur hidup bahkan sampai merepotkan ke anak cucu.

Demikianlah Fakta-Fakta Tentang Kanker Rahim dan Cara Mencegahnya, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

*