Gejala dan Komplikasi Neuroma Akustik

Gejala Neuroma AkustikNeuroma akustik kondisi terjadinya tumor jinak bersifat non-kanker. Neuroma akustik biasanya tumbuh secara lambat dan dapat berkembang pada saraf akustikus. Pada kebanyakan penderita, neuroma akustik tumbuh di wajah, otak dan bagian tubuh lain.

Neuroma akustik yang berukuran kecil mungkin tidak menimbulkan gejala atau tanda apapun. Neuroma Akustik berkembang secara bertahap dan cenderung tumbuh secara perlahan-lahan.

Tingkat pertumbuhan neuroma akustik sekitar 1-2mm setiap tahun. Namun, neuroma akustik tidak selalu tumbuh terus-menerus, dan ada kalanya dalam jangka waktu yang lama neuroma akustik/ tumor tidak tumbuh sama sekali.

Gejala neuroma akustik:

  1. Gangguan pendengaran pada penderita neuroma akustik
    Gangguan pendengaran adalah gejala yang paling umum dan biasanya berkembang secara bertahap pada bagian dalam telinga. Pada kasus tersebut, gangguan pendengaran pada penderita neuroma akustik bisa terjadi secara tiba-tiba.
  2. Tinnitus pada penderita neuroma akustik
    Tinitus adalah gejala dimana penderita neuroma akustik merasakan kebisingan pada bagian dalam telinga, pada salah satu telinga atau kedua telinga
  3. Vertigo pada penderita neuroma akustik
    Vertigo membuat kepala dan badan penderita neuroma akustik serasa bergerak atau berputar. Gejala yang menyertai Vertigo adalah perut akan merasa mual lalu muntah
  4. Wajah mati rasa, kesemutan atau nyeri
    Gejala tersebut terjadi pada saraf trigeminal, dapat terjadi jika neuroma akustik/ tumor menekan saraf yang mengontrol sel perasa  pada wajah
  5. Sakit kepala pada penderita neuroma akustik
    Sakit kepala juga merupakan gejala yang relatif jarang terjadi. Sakit kepala pada penderita neuroma akustik/ tumor dapat terjadi jika neuroma akustik/ tumor menyumbat aliran cairan serebrospinal atau cairan yang terdapat di otak
  6. Ataksia pada penderita neuroma akustik
    Ataksia adalah hilangnya koordinasi fisik yang mempengaruhi kemampuan penderita neuroma akustik/ tumor untuk melakukan berbagai kegiatan fisik, misalnya berjalan atau menulis. Hal tersebut biasanya hanya mempengaruhi salah satu sisi tubuh yaitu sisi yang terserang neuroma akustik/ tumor
  7. Gangguan pendengaran pada penderita neuroma akustik
    Gangguan pendengaran adalah gejala yang paling umum terjadi pada penderita neuroma akustik.  Gangguan pendengaran biasanya hanya mempengaruhi salah satu telinga. Namun, jika neuroma akustik tersebut disebabkan oleh neurofibromatosis tipe 2 (karena keturunan), kedua telinga akan terpengaruh dan mengalami gangguan pendengaran.
Gejala dan Komplikasi Neuroma Akustik

Gejala dan Komplikasi Neuroma Akustik

Komplikasi Neuroma Akustik:

Gejala-gejala neuroma akustik dapat mempengaruhi aktifitas sehari-hari para penderita neuroma akustik.  Walaupun tidak selalu terjadi, neuroma akustik dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Hidrosefalus:

Hidrosefalus adalah salah satu komplikasi yang paling serius pada penderita neuroma akustik. Hidrosefalus terjadi ketika neuroma akustik berukuran sangat besar dan menekan pada batang otak (bagian dari otak yang terhubung ke sumsum tulang belakang). Penekanan dan penyumbatan pada batang otak tersebut akan mencegah cairan cerebrospinal (Cerebrospinal fluid atau CSF) mengalir pada otak dan sumsum tulang belakang. Penyumbatan ini dapat menyebabkan tekanan di dalam tengkorak kepala dan memberikan tekanan pada jaringan halus di otak.

Hidrosefalus dapat diobati dengan mengambil kelebihan cairan cerebrospinal. Tindakan tersebut harus dilakukan lebih dini karena dalam kasus yang parah, neuroma akustik dapat menyebabkan kerusakan otak.

Untuk komplikasi neuroma akustik dengan penyakit yang lain silakan konsultasikan dengan kami

Leave a Reply

*