13 Hal-hal yang dapat merusak hati

Hal-hal yang dapat merusak hati

  • Minuman beralko**hol

Kita semua sudah mengetahui efek merusak yang dapat diakibatkan alko**hol pada tubuh, terutama pada hati. Tidak perduli banyak atau sedikit, semuanya dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah, tergantung siapa yang mengonsumsinya. Mengonsumsinya dalam jangka panjang dapat menyebabkan perkembangan jaringan parut dan sirosis, atau penyakit hati stadium akhir yang merupakan penyebab utama kegagalan hati di Amerika Serikat.

  • Kurang minum air

Sudah sering kita mendengar bahwa kita seharusnya minum setidaknya delapan gelas air sehari. Dehidrasi dapat memiliki efek langsung pada kemampuan hati kita untuk mendetoksifikasi tubuh kita dengan baik. Dan jika ini terjadi, risiko penyakit akan meningkat. Aturan umumnya ialah mengonsumsi kira-kira setengah berat badan ideal dalam 30ml air setiap hari dari sumber air bersih.

  • Mero**kok

Sebuah penelitian tahun 2011 menemukan bahwa mero**kok merupakan penyebab hampir setengah dari semua kanker hati. Mero**kok itu merusak sistem pada umumnya, karena bahan kimia berbahaya dan peningkatan stres oksidatif dalam sistem. Stres dalam sistem ini akhirnya dapat mencapai hati yang menyebabkan tidak hanya kerusakan sel hati tetapi kerusakan sel sistem secara keseluruhan.

  • Kelebihan berat badan

Salah satu hal yang sering diabaikan ialah kelebihan berat badan yang menumpuk di sekitar hati dan dapat menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD). Penyakit ini mengacu pada spektrum penyakit hati yang luas mulai dari hati berlemak hingga steatohepatitis nonalkohol (NASH), dan sirosis, atau jaringan parut permanen pada hati sebagai akibat peradangan kronis. Istilah’ nonalkohol ‘digunakan karena kerusakan pada hati sangat mirip dengan kerusakan yang disebabkan oleh kerusakan alkohol, meskipun pasien ini tidak mengkonsumsi alko**hol dalam jumlah berlebihan. Jika Anda menderita NAFLD atau NASH, sangat penting untuk makan makanan sehat dan olahraga untuk membantu menjaga kesehatan hati Anda. Pelajari 50 Makanan terbaik untuk menurunkan berat badan sepanjang masa.

  • Mengonsumsi terlalu banyak gula
Hal-hal yang dapat merusak hati - Mengonsumsi terlalu banyak gula
Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat merusak hati

Kita semua sudah mengetahui pentingnya untuk membatasi jumlah asupan gula, tetapi mungkin Anda baru mengetahui bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula berisiko menderita penyakit hati. Hampir setiap sel dalam tubuh mampu memetabolisme glukosa, namun hanya sel-sel hati yang dapat menangani fruktosa. Jika kita mengkonsumsi fruktosa terlalu banyak dalam jangka waktu yang lama, hati dapat menjadi kewalahan dan menderita kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Untuk itu, penting agar kita bisa membatasi makanan dengan gula halus dan sirup jagung fruktosa tinggi, seperti soda, makanan yang dipanggang, dan permen lainnya, dengan menggangtinya dengan gula alami seperti buah.

  • Mengonsumsi makanan glikemik tinggi atau makanan besar sebelum tidur

Sebagian besar fungsi hati bekerja pada malam hari, jadi mengonsumsi makanan berat hanya akan menciptakan lebih banyak pekerjaan untuk organ tersebut. Jika Anda ingin sekali ngemil di malam hari, Anda bisa mengonsumsi wortel mentah segar di malam hari, karena merupakan pembersih hati yang kuat. (Baca juga: 4 Manfaat Menghindari Makan Malam Terlalu Larut)

  • Mengonsumsi lemak trans.

Lemak trans meningkatkan kolesterol ‘jahat’ atau LDL, sambil menurunkan jumlah kolesterol ‘baik’, atau HDL. Lemak trans biasa terdapat di sebagian besar makanan panggang, camilan seperti keripik dan popcorn microwave dan makanan yang digoreng. Beberapa restoran bahkan menambahkan lemak trans ke dalam penggorengan mereka supaya tidak sering mengganti minyak goreng.

  • Hubungan yang tidak sehat

Melakukan hubungan yang tidak aman, terutama dengan banyak pasangan, bisa menjadi ancaman yang lebih besar bagi kesehatan hati. Risiko terbesar dan paling signifikan ialah Anda dapat mengidap hepatitis, penyakit hati yang berpotensi mematikan yang dapat ditularkan secara sek**sual. Meskipun ada tiga bentuk umum hepatitis, yaitu hepatitis A, B, dan C, namun ketika berhubungan akan berisiko tertular hepatitis B, yang dapat menyebar melalui kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh, bukan hanya darah atau tinja. Untuk melindungi hati dan kesehatan Anda secara keseluruhan, penting untuk melakukan hubungan yang aman, dengan istri yang sah.

  • Suplemen herbal dan vitamin tertentu

Percaya atau tidak, mengonsumsi terlalu banyak suplemen dapat menyebabkan kerusakan hati, bahkan suplemen makanan yang berkualitaspun. Meskipun suplemen itu orang menyebutnya sebagai suplemen ” alami ”, namun itu tidak benar-benar baik untuk dikonsumsi. Peran hati ialah menyaring racun dan melakukan hal ini melalui proses metabolisme yang rumit untuk menghancurkan semua yang kita konsumsi, termasuk suplemen tertentu. Selama proses ini, suplemen tertentu dapat merusak hati. (Baca juga: Benarkah Suplemen Jadi Pemicu Kerusakan Lever?)

  • Terlalu stres atau frustrasi
Hal-hal yang dapat merusak hati - Terlalu banyak stres atau frustasi
Terlalu banyak stres atau frustasi dapat merusak hati

Stres yang berlebihan dan berkepanjangan tidak sehat termasuk berpotensi merusak hati. Penelitian dari University of Edinburgh yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology, menunjukkan bukti adanya kemungkinan hubungan antara tingkat stres psikologis yang tinggi (gejala kecemasan dan depresi) dan kematian akibat berbagai penyakit hati. Meskipun penelitian ini memerlukan evaluasi ilmiah lebih lanjut, banyak di komunitas medis mengakui ada hubungan antara pikiran dan tubuh. Pengobatan tradisional China telah mengabarkan hal ini selama ribuan tahun bahwa sebagian besar organ terhubung dengan emosi. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa hati berafiliasi dengan kemarahan, karena diyakini bahwa kemarahan menghalangi aliran energi hati.

  • Kurang olahraga

Meskipun Anda tidak kelebihan berat badan, olahraga harus menjadi bagian dari rutinitas mingguan Anda, setidaknya untuk kesehatan hati. Selama olahraga, pori-pori terbuka dan keringat meningkat, yang mengarah pada detoksifikasi yang meningkat. Ini tidak hanya membantu hati tetapi bekerja bersama-sama dengan hati untuk mendetoksifikasi tubuh.’ The American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas tingkat sedang dalam seminggu,

  • Mengandalkan obat OTC (Obat-obatan yang dijual bebas)

Kebiasaan dari sebagian besar dari kita ialah meringankan sakit kepala, demam, atau nyeri otot dengan obat-obatan yang dapat dengan mudah dibeli di toko obat. Tetapi kenyataannya ialah bahwa obat-obatan ini dapat menjadi racun bila dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah besar. Sama seperti makanan lain yang kita cerna, obat-obatan ini melewati hati dan membawa tingkat toksisitas yang dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada organ. Acetaminophen, misalnya, sangat aman ketika dikonsumsi dalam dosis yang tepat (4000 mg / hari), terlalu banyak dapat menyebabkan kerusakan hati, mulai dari kelainan pada tes darah fungsi hati, hingga kegagalan hati akut, dan bahkan kematian.Dan karena acetaminophen terkandung dalam beberapa pil kombinasi untuk rasa sakit, sakit kepala, obat cair untuk masuk angin, dan lain-lain, sehingga Anda mungkin terlalu banyak mengonsumsinya tanpa menyadarinya.

  • Tidak pernah melakukan tes fungsi hati

Kebanyakan orang hanya melakukan pemeriksaan kolesterol dan tekanan darah secara ritun, tetapi jarang atau mungkin tidak pernah melakukan pemeriksaan fungsi hati mereka.

Demikianlah Hal-hal yang dapat merusak hati, semoga informasi kesehatan ini bermanfaat.

data-ad-format="link">
13 Hal-hal yang dapat merusak hati Post in | Last updated: May 21st, 2018 | 26 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan