HIV Vs Teh Hijau

Gemar minum teh? Saya sarankan anda untuk minum teh hijau. Sudah menjadi rahasia umum, teh hijau kaya akan manfaat khususnya di kalangan perempuan. Teh hijau dikenal sebagai obat jitu untuk digunakan melangsingkan tubuh. Padahal masih banyak manfaat teh hijau yang belum banyak diketahui orang. Antara lain, dapat menurunkan resiko alzhemeir, menurunkan resiko kanker prostat, dan dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

Teh Hijau untuk HIV

Teh Hijau untuk HIV (Ilustrasi/pixabay)

Teh hijau kaya polyphenol, mikronutrien, vitamin, nutrisi dan substansi bioaktif lain, sehingga dikenal sebagai obat segala penyakit. Secara alami, teh hijau mengandung katekin, flavonoid, theanin, vitamin E dan sebagainya, yang secara keseluruhan dapat mengurangi kolesterol lemak, dan membantu menangkal radikal bebas. Dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Hal itulah yang menyebabkan masyarakat Cina gemar meminum teh hijau.

Selain itu teh hijau juga mengandung 25 jenis asam amino, termasuk enam jenis mutlak yang diperlukan oleh tubuh. Jika dibandingkan dengan jenis teh lain, teh ini mengandung semua komposisi yang terkandung dalam daun teh segar. Hal tersebut disebabkan oleh cara pengolahan yang dilalui oleh teh jenis lain cenderung mengakibatkan banyak zat yang menghilang dan proses fermentasi dan oksidasi tersebut tidak dilalui oleh teh hijau.

Dan riset yang belum lama dilakukan menyatakan, dengan mengonsumsi teh hijau dapat membentengi diri dari HIV. Itulah hasil riset Prof Dr Djoko Agus Purwanto MS Apt dari universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur. Menurut Djoko, daun teh hijau berkhasiat untuk menangkal perkembangan virus HIV yang menggerogoti sistem imun dalam tubuh. Jika imunitas semakin menurun, maka akan muncul virus oportunistik, seperti flu, TBC, dan herpes.

Kondisi imun yang menurun disertai dengan munculnya virus oportunistik akan beresiko kematian dan itulah yang di sebut AIDS. Penderita HIV belum tentu menjadi AIDS asalkan menjaga kondisi tubuh tetap baik dan mengonsumi obat antiretroval.

Seseorang yang tertular HIV mengalami demam, mual, muntah, rasa tidak enak saat menelan, dan lesu pada 1—2 pekan pertama. Setelah itu gejala tersebut hilang, dan virus akan berkembang pada tahap berikutnya. Pada tahap berikut ini, berlangsung sangat lama hingga 10 tahun tanpa gejala. Lalu virus mulai menghancurkan kekebalan tubuh manusia (CD4). CD4 merupakan jenis sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Bila kadar CD4 kurang dari 200 sel/mm maka penderita dinyatakan mengidap AIDS.

Djoko melakukan pengujian terhadap antivirus ini, dengan menggunakan ekstrak teh hijau dari Indonesia. Djoko memberikan HIV dan ekstrak teh hijau pada sel CD4, dan yang kedua hanya memberikan HIV pada sel CD4. Hasilnya, menunjukkan HIV tidak menginfeksi sel CD4 yang diberi ekstrak daun teh hijau. Lalu apakah yang menyebabkan teh hijau dapat menangkal virus HIV? Hal tersebut dikarenakan teh hijau mengandung senyawa aktif katekin. Salah satu jenis katekin mengikat sel HIV sehingga sel ini tidak dapat masuk ke dalam sel CD4.

Setiap virus memiliki masa hidup tertentu, sehingga lama- lama HIV akan mati. Dan dengan demikian penyebarannyapun akan terhenti. Dan dimungkinkan, jika penderita menjalani terapi maka penyakit tersebut dapat disembuhkan.

Untuk mendapatkan khasiat dari teh hijau tersebut. Disarankan untuk mengonsumsi teh hijau dua kali sehari untuk pencegahan, dan tiga kali sehari untuk pengobatan. Dosis yang digunakan 1,25 g teh hijau diseduh dengan 100 ml air panas. Djoko menyarankan bagi penderita HIV untuk mengonsumsi teh hijau dengan dibarengi mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter.

Konsumsi herbal dalam kapsul belum tentu menjamin pasien akan mengonsumsinya secara rutin. Karena mengonsumsi obat bukanlah suatu kebiasaan, jadi sulit untuk diterapkan. Konsumsi seduhan daun teh hijau merupakan solusi tepat untuk mendapatkan khasiat herbal tersebut.

Seorang herbalis di Tangerang Selatan, pernah meresepkan daun teh hijau sebagai campuran herbal untuk mengatasi HIV. Caranya dengan mencampurkan teh hijau dengan susu kental manis secukupnya, untuk meningkatkan kalsium yang akan juga berguna bagi pembentukan sel baru pada nantinya. Teh susu tersebut disarankan untuk dikonsumsi sebanyak 2X sehari.

Leave a Reply

*