Mitos 'sehat meski obesitas'
Mitos 'sehat meski obesitas'

Mitos ‘sehat meski obesitas’ itu keliru 5/5 (1)

Mitos ‘sehat meski obesitas’ itu keliru – Mitos yang mengatakan bahwa orang bisa sehat walau obesitas adalah keliru, menurut sebuah riset. Timbunan lemak masih menyimpan risiko kesehatan bahkan ketika kolesterol, tekanan darah, dan gula darah normal.

Sebuah riset kepada 60.000 orang ini dipublikasikan di jurnal Annals of Internal Medicine.

Sebelumnya ada anggapan bahwa kelebihan berat badan tidak berdampak langsung dengan risiko penyakit jika orang bisa menjalani gaya hidup sehat.

Para peneliti dari Rumah Sakit Mount Sinai, Toronto, berpendapat bahwa orang dengan kelebihan berat badan – walau metabolismenya sehat – tetap memiliki faktor risiko mendasar yang bisa memburuk dari waktu ke waktu.

Pemimpin studi Dr Ravi Retnakaran mengatakan kepada BBC News: “Ini benar-benar meragukan argumen bahwa obesitas bisa sehat.”

“Data ini menunjukkan bahwa baik pasien obesitas yang sehat maupun yang tidak sehat, keduanya memiliki peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler.”

Lembaga Jantung Inggris mengatakan obesitas merupakan faktor risiko yang diketahui untuk penyakit jantung dan penelitian menunjukkan tidak ada obesitas yang bisa dikatakan sehat.

Sejumlah riset lain mengatakan bahwa obesitas juga dapat memicu osteoporosis dan kurangnya vitamin D dalam tubuh.

Demikianlah artikel mengenai Mitos ‘sehat meski obesitas’ itu keliru, semoga bermanfaat. (Sumber: BBC Indonesia)

data-ad-format="link">
Mitos ‘sehat meski obesitas’ itu keliru Post in | Last updated: July 19th, 2018 | 7 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *