Penyakit Asma : Penyebab, 5 Gejala, Pengobatan dan Pertolongan Pertama Penderita Asma

By | April 12, 2020
Penyakit Asma : Penyebab, 5 Gejala, Pengobatan dan Pertolongan Pertama Penderita Asma 1

Penyakit Asma : Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pertolongan Pertama Penderita Asma – Asma merupakan suatu penyakit yang dapat menyebabkan batuk, mengi dan sesak napas. Tingkat gejala penyakit asma bervariasi untuk tiap penderita penyakit asma. Pada orang dewasa penyakit asma lebih sering terjadi pada wanita bila dibandingkan pada pria.

Penyakit Asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang mengandung arti “sulit bernapas”. Gejala awal dari timbulnya penyakit asma adalah adanya gejala sesak napas, batuk dan suara mengi (bengek) yang dikarenakan adanya penyempitan dan sumbatan pada pembuluh darah yang mengalirkan oksigen ke paru-paru dan rongga dada yang membuat saluran udara menjadi terhambat.

Apa yang Dimaksud Dengan Penyakit Asma?

Menurut wikipedia:

Asma adalah keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitasterhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan; penyempitan ini bersifat sementara.

Asma disebabkan oleh peradangan pada saluran pernapasan yang disebut bronki/ bronchi, yang membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru. Jika Anda menderita penyakit asma, bronchi akan meradang dan menjadi lebih sensitif. Sesorang yang terkena penyakit asma, saluran pernapasannya akan menjadi sempit, mengencangkan otot-otot di sekitarnya dan ada peningkatan produksi lendir.

Secara global, pengertian penyakit asma adalah suatu jenis penyakit gangguan pernapasan khususnya pada paru-paru. Asma merupakan suatu penyakit yang dikenal dengan penyakit sesak napas yang dikarenakan adanya penyempitan pada saluran pernapasan karena adanya aktivitas berlebih yang mengakibatkan terhadap suatu rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan dan penyempitan pada pembuluh darah dan udara yang mengalirkan oksigen ke paru-paru dan rongga dada. Umumnya seseorang yang menderita sesak napas atau asma bersifat sementara dan dapat sembuh seperti sedia kala dengan atau tanpa bantuan obat.

Penyakit Asma dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Penyakit Asma pada bayi.

Untuk mendiagnosis penyakit asma memang tidaklah sederhana, dan diperlukan komponen riwayat penyakit yang kronis/berulang, gambaran klinis yang identik semisal mengi, dan pemeriksaan dengan alat spirometer yang sesuai dengan klasifikasi asma. Asma sendiri memiliki beberapa varian, disamping asma dengan sesak nafas, ada juga asma yang predominannya adalah batuk, dan sebagainya.

Munculnya keluhan penyakit asma merupakan hasil interaksi multifaktorial, dari gen-gen yang rentan menyebabkan asma dan faktor lingkungan, seperti adanya alergen pada lingkungan, gizi yang buruk saat dalam kandungan, dan faktor lainnya. Riwayat asma pada keluarga bukanlah syarat mutlak diagnosis asma, karena interaksi yang multifaktorial diatas. Namun diagnosis asma menjadi semakin kuat, ketika dalam keluarga ada yang menderita asma, atau jenis penyakit alergi lainnya seperti atopi atau rhinitis alergi.

Gejala Penyakit Asma:

  1. Batuk
    Batuk dari asma seringkali memburuk pada malam hari atau pagi hari, sehingga sulit untuk tidur. Kadang-kadang batuk adalah gejala satu-satunya. Kadang-kadang batuk membawa lendir atau dahak.
  2. Mengi
    Desah adalah suara siulan melengking atau ketika Anda bernapas.
  3. Dada sesak
    Hal ini dapat merasa seperti ada sesuatu yang meremas atau duduk di dada Anda.
  4. Sesak napas
    Beberapa orang mengatakan mereka tidak bisa menangkap nafas mereka, atau mereka merasa sesak napas, atau kehabisan napas. Anda mungkin merasa seperti Anda tidak bisa mendapatkan cukup udara keluar dari paru-paru Anda.

Penyakit asma yang sudah akut memerlukan perawatan intensif, misalnya di rumah sakit dan kadang-kadang dapat mengancam nyawa penderita penyakit asma, meskipun kematian karena penyakit asma tersebut jarang terjadi. Untuk beberapa orang yang menderita penyakit asma kronis (jangka panjang/ akut), asma  dapat menyebabkan penyempitan saluran pernapasan yang permanen.

Penyebab asma:

Sampai sekarang penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti, meskipun faktor keturunan adalah salah satu penyebab seseorang menderita penyakit asma. Seseorang dengan riwayat keluarga yang mempunyai penyakit asma mempunyai kemungkinan lebih besar menderita asma dibandingkan dengan orang lain yang dalam keluarganya tidak memiliki riwayat penyakit asma.

Serangan asma dapat dipicu oleh alergi atau non-alergi. Sebagian besar kasus asma dipicu oleh alergi (70-80%). Asma alergi disebabkan oleh reaksi autoimun yang berlebihan. Alergi terhadap bulu hewan,tungau, debu, udara dingin, atau serbuk sari dapat memicu serangan asma. Pada 20-30% kasus lainnya, serangan asma dipicu oleh reaksi non-alergi dan disebut asma intrinsik. Asma jenis ini tidak melibatkan sistem imun tubuh dan biasanya dimulai di usia dewasa. Olahraga, asap rokok, parfum, asap knalpot, kabut, makanan, stress, infeksi pernapasan (seperti flu dan pilek) dan obat-obatan tertentu dapat memicu serangan asma intrinsik.

Pemicu Penyakit Asma:

Pemicu asma biasanya sesuatu yang mengganggu saluran pernapasan dan akan menimbulkan gejala asma. Faktor-faktor pemicu penyakit asma berbeda untuk tiap orang. Beberapa faktor pemicu asma misalnya tungau, debu rumah, bulu binatang, asap tembakau, udara dingin dan infeksi pada dada. Aktivitas tertentu juga dapat memperburuk gejala asma, misalnya bekerja secara berlebihan.

Mengobati penyakit asma:

Ada sejumlah perawatan yang dapat membantu mengontrol kondisi penderita penyakit asma secara efektif. Pengobatan penyakit asma didasarkan pada dua tujuan yang penting, yaitu:

  1. meredakan gejala asma
  2. mencegah efek jangak panjang agar gejala asma tidak berkembang

Pengobatan dan pencegahan dapat melibatkan kombinasi obat-obatan, perbaikan gaya hidup, dan mengidentifikasi penyebab penyakit asma dan menghindari hal-hal yang dapat memicu asma.

Pertolongan pertama penderita asma TANPA OBAT

  1. Jangan panik dan tenangkan diri Anda dan penderita asma tersebut sampai benar-benar rileks
  2. Bawa penderita ke tempat yang nyaman dan sejuk.
  3. Atur posisi penderita asma dalam keadaan bersandar di tembok.
  4. Berikan bantal pada leher agar penderita asma lebih nyaman. Jangan biarkan penderita asma berbaring/tidur.
  5. Berikan minuman hangat walaupun hanya sedikit
  6. Pijatlah perlahan pada bagian jempok kakinya, kira-kira 3-5 cm diatas ruas jempol yang merupakan syaraf paru-paru.
  7. Jika kondisi penderita asma tidak kunjung sembuh dalam waktu 10 menit. Segeralah telepon ambulance atau bawa ke dokter atau rumah sakit  terdekat untuk menjalani pengobatan.

Pertolongan pertama penderita asma MENGGUNAKAN INHALER

Pertolongan pertama penderita penyakit asma
  1. tenangkan diri Anda dan penderita asma tersebut
  2. Bantulah penderita untuk menghirup inhaler-nya.
  3. Jangan biarkan penderita asma tersebut berbaring. Atur penderita ke posisi duduk yang paling nyaman.
  4. Sarankan ia untuk bernapas dalam dan perlahan.
  5. Jika serangan asma berhenti dalam lima atau 10 menit, sarankan agar penderita untuk menghirup kembali satu dosis inhaler
  6. Hubungi dokter jika serangan asma tersebut adalah serangan yang pertama kali dialami
  7. Jika inhaler tidak berfungsi dan serangan asma TIDAK BERHENTI dalam 5 atau 10 menit, segera hubungi dokter, ambulance atau bawa ke rumah sakit terdekat secepatnya
  8. Jika penderita berhenti bernapas atau kehilangan kesadaran, periksa pernapasan serta peredaran darahnya. Lalu buka mulutnya  dan lakukan “RESUSITASI” atau memberikan napas bantuan secara benar.

Cara mengobati penyakit asma dengan ramuan tradisional

Ramuan dengan daun-daunan
Cara mengobati penyakit asma yang pertama dapat anda lakukan dengan meracik beberapa jenis daun-daunan yang tentunya berkhasiat dalam mengatasi penyakit asma. Beberapa bahan yang anda butuhkan yaitu daun seledri, daun waru, garam dan juga gula aren. Apabila semua bahan tersebut sudah anda siapkan, tumbuk semua bahan racikan tersebut dengan perbandingan daun waru lebih banyak jika dibandingkan daun seledri. Misalnya untuk daun seledri 3 tangkai, daun waru 9 lembar. Setelah cukup hancur semua bahan tersebut, tambahkan air panas ½ gelas dan aduk hingga merata. Minum racikan ini di pagi hari dan lakukan secara rutin hingga anda merasa penyakit asma anda sudah membaik.

Selain ramuan daun-daunan, masih ada lagi ramuan untuk mengobati penyakit asma yang bisa dibaca di halaman berikutnya

Ramuan bawang putih
Bawang putih sebanyak 5 siung kemudian anda tumbuk atau anda potong kecil-kecil kemudian anda rebus dengan air sebanyak 1 gelas. Tunggu hingga mendidih dan volume air berkurang sekitar 1/2 nya. Tambahkan madu satu sendok makan untuk membantu menutupi rasa dari bawang putih. Dalam cara mengobati penyakit asma ini, minum minimal 2 kali dalam sehari dengan selalu membuat racikan baru. Sebaiknya pengobatan ini anda lakukan secara rutin, di pagi dan juga sore hari dalam waktu minimal 1 minggu.

Ramuan Daun Tanjung

Ambillah daun tanjung yang masih muda satu genggam, kemudian jemur sampai kering, selanjutnya ditumbuk sampai halus (seperti tembakau) dan selanjutnya campur dengan kikisan kayu cendana dua sendok makan. Gunakan ramuan tersebut sebagai ganti tembakau saat merokok. Isaplah ramuan ini beberapa kali sehari pada saat serangan penyakit asma datang

Selain dengan ramuan di atas, anda pun dapat melakukan cara mengobati penyakit asma dengan telur puyuh yang memang sudah terbukti efektif dalam mengobati asma dan juga kulit buah manggis yang dapat dengan mudah anda peroleh.

Jika Asma dikaitkan dengan sistem imun tubuh, maka penyakit asma terjadi karena sistem imun tubuh bekerja secara overactive.

Demikianlah Penyakit Asma : Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pertolongan Pertama Penderita Asma, semoga bermanfaat.