stroke iskemik

Penyakit Stroke

Penyakit stroke adalah penyebab cacat nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Penyakit ini telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia dan semakin penting dengan dua pertiga stroke sekarang terjadi di negara-negara yang sedang berkembang. Secara global, pada saat tertentu sekitar 80 juta orang menderita akibat stroke. Terdapat sekitar 13 juta korban stroke baru setiap tahun, di mana sekitar 4,4 juta di antaranya meninggal dalam 12 bulan. Terdapat sekitar 250 juta anggota keluarga yang berkaitan dengan para pengidap stroke yang bertahan hidup. Selama perjalanan mereka, sekitar 4 dari 5 lima keluarga akan memiliki salah seorang anggota mereka yang terkena stroke.

Penyakit Stroke merupakan penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia. Di peringkat kedua ditempati oleh penyakit TBC dan di urutan ketiga adalah kecelakaan lalu lintas.

Pengertian Stroke

penyakit strokeSecara sederhana, stroke adalah serangan mendadak pada otak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah yang kemudian berkembang menjadi beberapa gejala stroke, yaitu sulit berbicara dengan baik, lumpuh, gangguan menelan, dan lain-lain.

Dalam bahasa yang sedikit rumit, stroke adalah ciri-ciri klinis gangguan yang timbul terhadap fungsi serebral secara fokal/global  yang berkembang dengan cepat dan dapat menimbulkan gejala sampai satu hari atau lebih, dapat menyebabkan kematian, serta ada tanda-tanda berkaitan dengan aliran darah pada otak.

Jenis Penyakit Stroke:

Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu:  stroke iskemik maupun stroke hemoragik.

stroke iskemikStroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik. Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  1. Stroke Trombotik: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
  2. Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
  3. Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.

stroke hemoragik

Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:

  1. Hemoragik Intraserebral: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.
  2. Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

Gejala Penyakit Stroke

Kepala Divisi Stroke di NewYork-Presbyterian Hospital/Columbia University Medical Center mengatakan, ketika seseorang terkena stroke, mereka akan menunjukkan tanda-tanda perubahan fisik yang dapat dikenali, ringan ataupun ekstrem.

Berikut adalah beberapa tanda atau gejala stroke yang perlu diwaspadai :

  1. Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada bagian wajah, lengan, atau kaki – terutama pada satu sisi tubuh.
    Orang dengan stroke biasanya akan memiliki bentuk mulut “tidak rata” alias mencong. Perlu diwaspadai juga apabila mereka (orang yang dicurigai stroke) mengalami kesulitan menggerakkan lengan atau mengendalikan jari. Misalnya, ketika mengangkat kedua tangan, tangan yang sebelah lebih tinggi dibandingkan tangan yang lain.
  2. Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara.
    Masalah bahasa adalah salah satu tanda-tanda yang paling umum dari stroke. Seseorang yang mengalami stroke tiba-tiba mungkin akan mengalami masalah ketika mereka bicara. Bahkan, beberapa di antaranya juga mengalami penurunan pemahaman. Mintalah dia (orang yang dicurigai stroke) untuk mengulangi kembali kalimat sederhana kepada Anda, misalnya: “Saya pergi ke toko hari ini.” Jika ia mengalami kesulitan mengulangi kata-kata itu bisa jadi dia mengalami stroke.
  3. Pengelihatan mendadak terganggu.
    Gangguan pengelihatan yang datang secara tiba-tiba merupakan gejala stroke yang umum. Mereka mungkin tidak akan mampu melihat dengan jelas dengan satu mata, atau mungkin mengalami kesulitan untuk melihat ke kanan atau kiri.
  4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
    Berjalan seolah-olah mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh adalah semua gejala stroke. Tanda-tanda serupa lainnya seperti berjalan dengan kaki terbuka lebar atau tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus, seperti ketidakmampuan untuk menulis juga patut diwaspadai.
  5. Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.
    Gangguan sakit kepala tidak selalu identik dengan gejala stroke. Tetapi, jika sakit kepala menyerang tiba-tiba atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya perdarahan intrakranial, juga dikenal sebagai “stroke merah (red sroke).”

Dikarenaka penyakit stroke merupakan suatu penyakit yang sangat berbahaya, segeralah lakukan pemeriksaan kepada dokter apabila anda mengalami gejala gejala penyakit stroke seperti di atas sebelum anda benar benar terkena penyakit stroke.

Pada halaman berikutnya kita akan bahas mengenai penyebab stroke, akibat stroke, derita pasca stroke, dan bagaimana mencegah atau mengobati stroke

Penyebab penyakit stroke

  1. Keturunan. Para ahli kesehatan meyakini terdapat hubungan antara risiko stroke dengan faktor keturunan, walaupun secara tidak langsung. Pasien yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke perlu mewaspadai faktor-faktor yang dapat menyebabkan stroke, seperti hipertensi dan hiperkolesterol.
  2. Jenis kelamin. Menurut studi kasus yang sering ditemukan, laki-laki lebih berisiko terkena stroke tiga kali lipat dibandingkan dengan wanitta. Laki-laki cenderung terkena stroke iskemik, sedangkan wanita cenderung terkena stroke hemoragik.
  3. Umur.Mayoritas stroke menyerang orang berusia di atas 50 tahun. Namun,  dengan pola makan dan jenis makanan yang ada sekarang ini, tidak menutup kemungkinan stroke bisa menyrang mereka yang berusia muda.
  4. Ras. Ras kulit hitam lebih berisiko terkena stroke dibandingkan dengan ras kulit putih. Hal ini disebabkan, dugaan dari angka kejadian hipertensi dan konsumsi garam yang tinggi pada ras kulit hitam.
  5. Kurang olahraga. Kurang aktivitas fisik, dan kurang olahraga, meningkatkan risiko terkena penyakit stroke. Hal ini disebabkan, gaya hidup yang tidak sehat rentan terkena obesitas, diabetes, arteriosklerosis dan penyakit jantung. Penyakit tersebut sebagai salah satu pemicu terjadinya stroke.
  6. Rokok. Nikotin dalam rokok menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, menurunkan kolesterol HDL, meningkatkan kolesterol LDL, dan mempercepat arteriosklerosis. Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko yang potensial terhadap serangan stroke iskemik dan perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah pada daerah posterior otak. Perokok berat mempunyai risiko terkena stroke dua kali lipat. Risiko terkena stroke akan berkurang jika telah berhenti merokok selama lima tahun dibandingkan dengan terus merokok.

Apakah Akibat Stroke?

  1. Mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat
  2. Gangguan fungsional ringan sampai sedang
  3. Gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur
  4. Penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.
  5. Bermasalah (penurunan) dalam berpikir dan mengingat
  6. Mengalami Depresi
  7. Kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri

Derita Pasca Stroke

Setelah stroke, sel otak mati dan hematom yg terbentuk akan diserap kembali secara bertahap. Proses alami ini selesai dlm waktu 3 bulan. Pada saat itu, 1/3 orang yang selamat menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat

Diperkirakan ada 500.000 penduduk yang terkena stroke. Dari jumlah tersebut:

  1. 1/3 –> bisa pulih kembali,
  2. 1/3 –> mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang,
  3. 1/3 sisanya –> mengalami gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur.

Hanya 10-15 % penderita stroke bisa kembali hidup normal seperti sedia kala, sisanya mengalami cacat, sehingga banyak penderita Stroke menderita stress akibat kecacatan yang ditimbulkan setelah diserang stroke.


Berapa PULUH JUTA Anda harus membayar untuk membantu proses penyembuhan masalah Cardiovascular Anda?
Berapa PULUH JUTA biaya untuk pasang ring jantung? 
Berapa PULUH JUTA biaya yang sudah Anda keluarkan untuk membeli obat penurun kolesterol dan ketergantungan terhadap obat-obatan kimia sintetik?
Cegah Stroke Mulai Sekarang !!! Hubungi 081355077575 untuk info lebih lanjut

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- testimoni transfer factor untuk stroke, - stroke transfer factor, - pengertian dan manfaat hemorragi, - transfer factor untuk stroke, - obat stroke transfer factor, - berapa tahun orang terkena strook bertahan, - gejala stroke secara global, - apa yg dimaksud stroke terbuka ?, - Transfer Factot boleh menyebuhkan STROKE, - kulit putih menyebabkan stroke

data-ad-format="link">
Penyakit Stroke Post in | Last updated: December 3rd, 2017 | 7,046 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

One thought on “Penyakit Stroke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *