vertigo

Penyakit Vertigo

Vertigo merupakan keadaan dimana seseorang merasa dirinya atau ruangan di sekitarnya seolah berputar. Perasaan ini disebabkan oleh virus, penurunan aliran darah ke otak, trauma kepala, iskemi sementara karena obat-obatan dan alkohol, migrain, dan beberapa kasus epilepsi.

Menurut Wikipedia:

Vertigo dapat adalah salah satu bentuk gangguan keseimbangan dalam telinga bagian dalam sehingga menyebabkan penderita merasa pusing dalam artian keadaan atau ruang di sekelilingnya menjadi serasa ‘berputar’ ataupun melayang. Vertigo menunjukkan ketidakseimbangan dalam tonus vestibular. Hal ini dapat terjadi akibat hilangnya masukan perifer yang disebabkan oleh kerusakan pada labirin dan saraf vestibular atau juga dapat disebabkan oleh kerusakan unilateral dari sel inti vestibular atau aktivitas vestibulocerebellar.

Perkataan vertigo berasal dari bahasa Yunani vertere yang artinya memutar. Pengertian vertigo adalah : sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh atau lingkungan sekitarnya, dapat disertai gejala lain, terutama dari jaringan otonomik akibat gangguan alat keseimbangan tubuh. Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling) adalah kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau lingkungan terasa berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak.

Kelainan ini terjadi karena gangguan keseimbangan baik sentral atau perifer, kelainan pada telinga sering menyebabkan vertigo. Untuk menentukan kelainan yang menyebabkan vertigo, dokter THT-KL biasanya akan melakukan pemeriksaan ENG (elektronistagmografi).

Vertigo terbagi atas :

  1. Vertigo vestibular, perasaan beputar akibat terganggunya system saraf keseimbangan yang dimulai dari bagian dalam telinga, batang otak, sampai otak besar.  Penyebab penyakit vertigo antara lain adanya infeksi di sinus dan sekitarnya, infeksi otak, tumor otak terutama kepala.
  2. Vertio non-vestibular biasanya berupa perasaan bergoyang akibat gangguan pada system visual, misalnya kelainan refraksi mata maupun gangguan pada system proprioseptik (sumsum tulang belakang) misalnya gangguan pada saraf tepi.
Vertigo diklasifikasikan menjadi dua kategori berdasarkan saluran vestibular yang mengalami kerusakan, yaitu vertigo periferal dan vertigo sentral.
Saluran vestibular adalah salah satu organ bagian dalam telinga yang senantiasa mengirimkan informasi tentang posisi tubuh ke otak untuk menjaga keseimbangan.
Vertigo periferal  terjadi jika terdapat gangguan di saluran yang disebut kanalis semisirkularis, yaitu telinga bagian tengah yang bertugas mengontrol keseimbangan.
Gejala Vertigo Periferal :
  1. pandangan gelap
  2. rasa lelah dan stamina menurun
  3. jantung berdebar
  4. hilang keseimbangan
  5. tidak mampu berkonsentrasi
  6. perasaan seperti mabuk
  7. otot terasa sakit
  8. mual dan muntah-muntah
  9. memori dan daya pikir menurun
  10. sensitif pada cahaya terang dan suara
  11. berkeringat
 Sedangkan vertigo Sentral terjadi jika ada sesuatu yang tidak normal di dalam otak, khususnya di bagian saraf keseimbangan, yaitu daerah percabangan otak dan serebelum (otak kecil)
Gejala Vertigo Sentral biasanya terjadi secara bertahap, penderita akan mengalami hal-hal berikut :
  1. penglihatan ganda
  2. sukar menelan
  3. kelumpuhan otot-otot wajah
  4. sakit kepala yang parah
  5. kesadaran terganggu
  6. tidak mampu berkata-kata
  7. hilangnya koordinasi
  8. mual dan muntah-muntah
  9. tubuh terasa lemah

vertigo

Penyebab  Penyakit Vertigo :

Pada dasarnya, penyakit vertigo ini disebabkan karena gangguan keseimbangan telinga bagian dalam (vestibular) atau bisa juga gangguan keseimbangan pada otak. Pada kondisi umum, vertigo yang disebabkan oleh ilusi gerakan yang disebabkan oleh gerakan kepala secara mendadak ataupun gerakan kepala ke arah tertentu termasuk sebagai vertigo ringan dan biasanya dapat diatasi. Penyebab lain dari penyakit vertigo ini adalah peradangan pada telinga bagian dalam (labirinitis). Ini ditandai dengan vertigo tiba-tiba dan seringnya diikuti dengan kehilangan pendengaran. Penyebab paling besar pada penyakit vertigo ini adalah infeksi viral atau bakteri. Namun harus diakui bahwa beberapa jenis penyakit lain juga bisa mengakibatkan vertigo, seperti pendarahan di otak, cedera kepala, serta migrain.

Berikut gejala dan diagnosis penyakit vertigo yang perlu kita ketahui :

  1. Penderita yang mengalami vertigo seperti merasa berputar-putar atau dia merasa benda-benda yang ada di sekitarnya seperti berputar-putar.
  2. Adanya gerakan mata yang abnormal merupakan petunjuk terdapat kelainan fungsi di telinga bagian dalam atau kelainan pada saraf yang menghubungkannya ke otak. Gerakan mata yang cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah disebut sebagai Nistagmus, dengan melakukan hal ini akan sangat membantu penentuan diagnosa. Nistagmus bisa dirangsang dengan cara menggerakkan kepala si penderita penyakit vertigo secara tiba-tiba atau dengan cara meneteskan air dingin ke dalam telinga penderita.
  3. Untuk melakukan pengujian keseimbangan penderita, penderita vertigo bisa diinstruksikan untuk berdiri dan berjalan dalam garis lurus dengan awalnya mata terbuka kemudian dilanjutkan dengan cara mata tertutup.
  4. Dilakukan juga tes pendengaran yang bisa menentukan apakah ada kelainan pada telinga sehingga memengaruhi pendengaran dan keseimbangan.
  5. Melakukan pemeriksaan dengan MRI kepala dan CT scan yang bisa memberikan petunjuk kelainan tulang dan tumor yang bisa saja menekan saraf.
  6. Dengan mengambil cairan dari sinus, telinga atau tulang belakang untuk menentukan apakah karena ada infeksi.
  7. Apabila ada dugaan penurunan aliran darah ke dalam otak maka harus dilakukan pemeriksaan angiogram supaya bisa mendeteksi apakah ada sumbatan di pembuluh darah yang mengalir ke otak.

data-ad-format="link">
Penyakit Vertigo Post in | Last updated: January 3rd, 2017 | 8,240 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *