Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Bongkar Gudang Produk Ilegal

Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Bongkar Gudang Produk Ilegal – Hati-hati membeli atau mengonsumsi produk-produk suplemen, obat-obatan, makanan, karena saat ini beredar penjualan online produk-produk ilegal. Untungnya pemerintah melakukan operasi Pangea untuk memberantas penjualan produk obat ilegal dan obat palsu online.

Operasi Pangea adalah aksi internasional yang menyasar penjualan produk obat ilegal termasuk obat palsu secara online. Operasi Pangea serempak dilakukan di beberapa Negara yang dikoordinir oleh International Criminal Police Organization (ICPO)-Interpol.

Pengawasan rutin yang dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)menunjukkan bahwa praktek penjualan obat, suplemen makanan, obat tradisional, kosmetika dan makanan illegal melalui situs internet semakin marak. Untuk itu, penertiban peredaran produk illegal yang dipasarkan secara online menjadi fokus intensifikasi pengawasan Badan POM. Hal ini sejalan dengan upaya ICPO-Interpol dalam memberantas penjualan obat ilegal termasuk obat palsu yang dipasarkan secara onlinemelalui Operasi Pangea.

Demikian disampaikan Kepala Badan POM Dra. Lucky S. Slamet Apt. MSc. selaku Ketua Satuan Tugas pada acara Press Briefing Memberantas Obat dan Makanan Ilegal yang didampingi dari perwakilan Kepolisian dan Kemenkominfo di Jakarta, belum lama ini.

Pada tahun ini BPOM berperan aktif dalam melaksanakan Operasi Pangea VI di Jakarta dan 5 wilayah lainnya di Indonesia yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Batam.

razia produk ilegalDari hasil operasi Pangea VI di Indonesia teridentifikasi 129 situs internet dan 721 item (292.535 kemasan) obat dan makanan illegal dengan nilai keekonomian mencapai Rp5.593.200.000,-. Namun demikian, nilai ini tidak seberapa dibanding dengan nilai kerugian dan kesakitan yang dialami masyarakat dampak obat dan makanan illegal. Dari hasil penelitian penderita gagal ginjal di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun dan berdasarkan data Pusat Data dan Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, diperkirakan saat ini, 50 orang per 1 juta penduduk Indonesia menderita gagal ginjal, papar Ka.BPOM.

Dibandingkan dengan Operasi Pangea IV tahun 2011 dan Operasi Pangea V tahun 2012, pada Operasi Pangea VI tahun 2013 ini, mengalami peningkatan yang signifikan baik jumlah situs yang teridentifikasi memasarkan obat ilegal maupun luas wilayah operasi serta jumlah dan nilai temuan operasi.

Pada Operasi Pangea IV 2011 ditemukan 30 situs dan disita 57 item produk obat ilegal dengan nilai ekonomi Rp82 juta dan pada Operasi Pangea V 2012 ditemukan 83 situs dan 66 item obat ilegal ditemukan dengan nilai ekonomi mencapai Rp150 juta.

Menurut Lucky cenderung meningkatnya hasil Operasi Pangea tersebut disebabkan karenasupply (penawaran) dan penggunaan situs online yang juga meningkat “Karena semakin gencarnya BPOM untuk mengungkap, sehingga lebih banyak situs toko obat ilegal yang dtemukan BPOM,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari hasil operasi, Badan POM telah menyita seluruh barang bukti dan 14 kasus diproses Projustitia dan Situs/website yang teridentifikasi menawarkan dan memasarkan obat illegal dan palsu serta mengusulkan kepada Kemenkominfo untuk memblokir website. “Kita juga mengajukan kasus ini ke ranah hukum. Paling banyak hukumannya 2 tahun” kata Lucky. Jumlah kasus yang masuk tahap projustitia juga terus meningkat.

Upaya BPOM bersama dengan Satuan Tugas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal terus berkomitmen dan berkoordinasi lebih intensif dan berkesinambungan dalam mengawasi obat dan makanan, guna melindungi konsumen dari produk yang tidak memenuhi standar dan persyaratan, termasuk obat dan makan impor illegal yang dipasarkan secara online. Namun, pengawasan tidak akan berjalan optimal tanpa kesadaran dan peran aktif masyarakat untuk peduli terhadap pengawasan obat dan makanan.

Demikianlah informasi mengenai Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Bongkar Gudang Produk Ilegal, semoga penyebaran obat ilegal dan palsu dapat diberantas, karena itu akan membahayakan kesehatan bahkan jiwa manusia.

Perlu Anda tahu bahwa produk-produk 4Life Transfer Factor merupakan produk-produk resmi yang telah disahkan oleh Balai POM Indonesia, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Sumber: Okezone

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- 4life palsu, - 4life transfer factor palsu, - transfer factor palsu, - 4life vs impor, - ciri transfer factor asli, - apakah ada transfer 4 factor palsu?, - apa ada trasfer factor yg tidak asli, - transfer faktor asli, - 4life transfer factor tri factor formula palsu, - 4life transfer factor asli ciri

data-ad-format="link">
Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Bongkar Gudang Produk Ilegal Post in | Last updated: January 4th, 2015 | 404 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *