Overactive Bladder
Overactive Bladder (Wikimedia)

Sering Ingin Kencing Mendadak? Awas! Kemungkinan Anda Terkena Penyakit Overactive Bladder

Pernah merasakan repotnya menahan air kencing? Atau sampai lari terbirit-birit ke kamar kecil karena kebelet kencing? Pasti repot, apalagi kalau air seni terlanjur keluar sebelum sempat kencing. Mungkin kita sering menyepelekan hal ini, namun dalam dunia medis hal tersebut dikarenakan kandung kemih yang over aktif (overactive bladder). Kandung kemih yang over aktif disebabkan karena adanya konstraksi mendadak oleh kandung kemih ketika kandung kemih belum terisi penuh. Kondisi ini memang sulit dikontrol.

Gejala kelainan ini antara lain:

  1. Sering buang air kecil pada malam hari.
  2. Mendadak ingin kencing sebelum sempat di toilet.
  3. Sering kencing sampai 7 kali atau lebih dalam sehari.
Overactive Bladder
Overactive Bladder (Wikimedia)

Hingga saat ini belum jelas apa penyebab overactive bladder. Yang jelas, pada penderitanya, otot kandung kemih salah memberi pesan ke otak. Otak memberi perintah untuk mengeluarkan isinya, meski kandung kemih belum terisi penuh. Akibatnya, penderita kesulitan mengontrol keinginan buang air kecilnya.

Kondisi over aktif kandung kemih akan lebih parah saat mengalami stres. Selain itu, dengan  mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, soda, dan alkoh*l akan memperparah penyakit kandung kemih ini. Pada beberapa pasien, kondisi ini juga terjadi pada komplikasi penyakit saraf, seperti stroke, dan karena adanya batu atau infeksi saluran kemih.

Untuk menangani over active bladder, diperlukan perubahan pada gaya hidup sehari–hari. Caranya antara lain:

  1. Latihan kandung kemih disertai dengan konsumsi obat–obatan. Latihan ini harus dilakukan atas bimbingan dokter.
  2. Stop konsumsi kafein. Kafein terdapat pada kopi, teh, dan obat penghilang rasa nyeri. Kafein dapat menstimulasi kandung kemih untuk mengeluarkan urine.
  3. Hindari konsumsi alkoh*l.
  4. Minum air putih sepanjang hari. Minimal 2 liter per hari.
  5. Jangan sering–sering pergi ke toliet jika keinginan buang air kecil tidak terlalu besar. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kandung kemih menjadi lebih sensitif dan over aktif.

Seseorang dengan kandung kemih yang normal mengeluarkan 250 – 350 cc urine setiap kali kencing. Normalnya, kita buang air kecil sekitar 5-6 kali dalam sehari. Jika latihan kandung kemih dan konsumsi obat–obatan belum memberikan hasil yang memuaskan maka kemungkinan dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi. Operasi dilakukan untuk memberi stimulasi saraf yang benar pada otot kandung kemih serta untuk meningkatkan kapasitas kandung kemih.

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- kencing mendadak, - apa sebabnya setelah oprasi sesar tidak dapat merasakan ingin buang air kecil, - Bila mendadak ingin kencing, - ingin kencinv mendadak, - kebelet kencing mendadak, - Kencing menda, - Penyebab kencing mendadak, - sering kebelet kencing mendadak, - sering kencing mendadak

data-ad-format="link">
Sering Ingin Kencing Mendadak? Awas! Kemungkinan Anda Terkena Penyakit Overactive Bladder Post in | Last updated: September 30th, 2016 | 1,249 views
Perempuan kelahiran 17 Januari 2000 asal Kediri. Saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Kediri. Tertarik pada kegiatan menulis dan sains biologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *