Studi: Makin Tinggi Wanita Makin Tinggi Risiko Terkena Kanker

Studi: Makin Tinggi Wanita Makin Tinggi Risiko Terkena Kanker – Setiap orang pasti mendambakan tubuh yang tinggi, tak hanya pria, wanitapun demikian. Wanita siapa sih yang tidak ingin tinggi semampai. Tapi tahukah Anda, sebuah studi baru mengungkapkan bahwa tinggi badan wanita ternyata bisa memengaruhi pertumbuhan beberapa jenis kanker.

Peneliti menemukan bahwa tinggi badan wanita terkait dengan pertumbuhan penyakit kanker mematikan seperti kanker p.a.y.u.d.a.r.a, kanker usus besar, kanker endometrium, kanker ginjal, kanker ovarium, kanker rektum (bagian terakhir dari usus besar), kanker kelenjar tiroid, myeloma (sel kanker), dan kanker melanoma.

“Kami terkejut dengan jumlah kanker yang positif berhubungan dengan ukuran tinggi badan. Dari data yang kami dapat, ternyata kasus penyakit kanker dengan faktor tinggi badan lebih banyak dibandingkan dengan faktor Indeks Massa Tubuh (BMI) seseorang,” kata Geoffrey Kabat, Ph.D., peneliti senior epidemiologi di Department of Epidemiology and Population Health dari Albert Einstein College of Medicine Yeshiva University di New York.

Diketahui bahwa kanker juga merupakan hasil dari proses yang berkaitan dengan pertumbuhan, sehingga menjadi masuk akal bahwa hormon atau faktor pertumbuhan lain yang memengaruhi tinggi badan juga dapat memengaruhi perkembangan kanker dalam tubuh. Namun studi lebih lanjut sangat diperlukan untuk lebih memahami bagaimana proses genetik ukuran tinggi badan memengaruhi kasus terjadinya kanker,” ungkap Kabat.

Kabat dan rekannya menggunakan data dari sebuah studi besar Women Health Initiative (WHI) yang meneliti para wanita menopause antara usia 50 dan 79 tahun, pada tahun 1993 dan 1998. Para peneliti mengidentifikasi 20.928 wanita yang telah didiagnosis dengan satu atau lebih kanker invasif selama 12 tahun, untuk mempelajari efek dari ukuran tinggi badan yang berkontribusi memengaruhi kanker dan juga faktor lain seperti misalnya usia, berat badan, pendidikan, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan terapi hormon.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa setiap 10 cm pertumbuhan tinggi badan maka terjadi peningkatan sebanyak 13% risiko terkena berbagai jenis kanker. Dari berbagai jenis kanker spesifik tersebut, 13-17% berisiko terkena melanoma dan kanker p.a.y.u.d.a.r.a, kanker ovarium, kanker endometrium, dan kanker usus besar. Lalu 23-29% berisiko terkena kanker ginjal, kanker rektum, kanker tiroid, dan kanker darah.

pengaruh tinggi badan terhadap kanker

“Meskipun tinggi badan bukan merupakan faktor risiko yang dapat diubah seperti misalnya diet dan gaya hidup, tetapi kontribusi tinggi badan akan sejumlah kanker telah menunjukkan pentingnya tingkat gizi pada masa kecil yang berperan dalam memengaruhi risiko seseorang terkena kanker. Saat ini ada berbagai kegiatan di masa anak-anak yang memengaruhi kesehatan di masa dewasa nanti. Dan studi kami ini cocok dengan situasi itu,” tutup Kabat.

Bagaimana setelah membaca artikel di atas? Jangan khawatir, kanker dapat dicegah ataupun diminimalkan pertumbuhannya dengan menganut pola hidup sehat.

Demikianlah informasi mengenai Studi: Makin Tinggi Wanita Makin Tinggi Risiko Terkena Kanker, semoga bermanfaat.

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- ukuran tubuh wanita yang makin tinggi terkena kanker

data-ad-format="link">
Studi: Makin Tinggi Wanita Makin Tinggi Risiko Terkena Kanker Post in | Last updated: January 3rd, 2015 | 2 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *