kerja sistem imun

Transfer Factor dan Kesehatan Imunologi

Tahukah Anda Seberapa Pentingkah Sistem Imun Bagi Kesehatan Tubuh Kita?

Sistem imun seharusnya memberikan perlindungan terhadap tubuh dari pengaruh luar biologis yang dilakukan oleh sel dan organ khusus pada tubuh kita, melindungi tubuh terhadap infeksi bakteri & virus, serta menghancurkan sel kanker & zat asing lain dalam tubuh

Wabah (Pestilence) – Penyakit (Disease) – Kelemahan (Infirmity) – Kematian (Death)
Ini hanya sebagian dari istilah yang sering dipergunakan oleh para ahli kesehatan dari seluruh dunia untuk menggambarkan potensi dari suatu epidemi atau wabah, serangan penyakit yang menyebar keseluruh pelosok dunia dari H5N1 (Flu burung) dan H1N1 (Flu Babi). Jika bukan jenis virus-virus ini, yang lainnya, kata mereka.

Meskipun berbagai bentuk spekulasi-spekulasi, ada satu hal yang semua orang setuju dengan: Sangat diperlukan sistem kekebalan tubuh untuk berfungsi dengan optimal.

Kekebalan (Immunity), Kesehatan (Health), Umur Panjang (Longevity), dan Hidup (Life).
Ini adalah hal-hal yang memiliki nilai bagi kita, dan itu hanya sebagian dari istilah yang berhubungan dengan Sistem Imun, reaksi dari imun tidak pernah terlambat dan gagal, kesiapan imun dengan berkesinambungan untuk menjaga keseimbangan dan pertahanan yang akurat untuk melawan pengacau seperti kuman yang mengakibatkan kita sakit, bakteri yang memberikan kita infeksi, dan virus yang bisa membunuh kita.

Ini adalah dunia yang kejam. Tidak peduli siapapun kita, di mana kita hidup, atau apapun yang kita lakukan, sistem imun adalah barisan terdepan dan akhir untuk pertahanan tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak uang yang dikeluarkan oleh suatu pemerintahan untuk strategi merespon perkembangan dari suatu wabah. Tidak penting adanya praduga-praduga atau potensi dari antibiotik. Tidak peduli riset yang menghabiskan banyak uang untuk pengembangan vaksin. Akhirnya, satu pertanyaan muncul kepermukaan dari segala hal: Seberapa Kuat Sistem Imun Anda?

Dasar-dasar Sistem Imun

Sistem imun Anda memiliki tiga fungsi-fungsi dasar:

  • Mengenali penyusup-penyusup dalam tubuh.
  • Merangsang untuk melancarkan serangan yang efektif.
  • Mengingat penyerbu (kuman, bakteri, virus, dan lainnya) ketika mereka kembali lagi.

Walaupun sebenarnya ini bukanlah “berita”, tetapi tidak disebarkan secara luas yaitu suatu molekul yang disebut transfer factor (TF) – bertanggung jawab untuk menyimpan informasi sistem imun kita dipergunakan untuk melakukan ketiga fungsi diatas.

Transfer Factor = “Kecerdasan” Sistem Imun
Transfer Factor BUKAN vitamin, mineral, atau herbal, tapi suatu molekul yang berasal dari inti jaringan kecerdasan sistem imun Anda dengan menyimpan informasi apa yang telah dihadapi atau dilawan oleh sistem imun, seperti: bakteri, kuman, virus dan lainnya.

Transfer Factor memberikan strategi informasi tentang bagaimana untuk mengatasi penyakit (pathogen) dengan merangsang akitifitas sel NK (Natural Killer).
Serupa dengan molekul DNA yang menyimpan kode genetik, molekul transfer factor memberikan sistem imun Anda informasi yang dibutuhkan:

  • Mengenali suatu permasalahan,
  • Menyeimbangkan reaksi tubuh Anda,
  • Mempercepat fungsi imun positif.

Transfer Factor: Sejarah dan Mengapa Anda belum pernah mendengarnya

Ketika mempelajari Tuberculosis tahun 1949, Dr. H. Sherwood Lawrence (prior Head of Infectious Diseases and Immunology of New York University, 1959 – 2000) menemukan bahwa ia dapat “memindahkan” reaksi imun positif dari donor yang pulih kepada penerima yang belum pulih dari TBC.
Pada saat, Lawrence menggunakan sel-sel darah putih sebagai sumber transfer factor dari para pendonor kepada pasien-pasien yang beruntung melalui intravena (ke dalam pembuluh darah). Walaupun transfer factor berhasil menyembuhkan, sebagai penemuan besar melalui riset dan ahli ilmu pengetahuan di seluruh dunia, tetapi penisillin diterima sebagai obat mujarab oleh pengobatan barat – “menyembuhkan segala” penyakit dan infeksi.

Tidak ada satu orang pun yang dapat meragukan penggunaan antibiotik dalam menghadapi penyakit. Tetapi pada saat yang sama, banyak profesional yang mulai meragukan keefektifan antibiotik karena kuman semakin pintar. Antibiotik menggantikan sistem imun, dari pada menguatkannya. Untuk pertimbangan ini, orang mencari cara alternatif untuk mendukung dan menaikan reaksi imun mereka.

Sejak Lawrence menghentikan penelitiannya, ribuan dari ilmuwan mempelajari dan memeriksa  efektifitas dari molekul sistem imun – transfer factor. Selama lebih dari dua puluh tahun, tiga hal utama ditemukan dalam mempelajari sistem kekebalan tubuh dari ilmu pengetahuan transfer factor:

  1. Sumber. Pada penemuan pertama, transfer factor di dapatkan dari orang-orang yang mendonorkannya dan transfer factor di suntikan kepada pasien yang membutuhkannya. Tetapi sejak tahun 1980 hal itu tidak dilakukan lagi setelah ilmu kesehatan menemukan kemanjuran dan kesesuaian transfer factor yang berasal dari hewan. Hari ini, kita mengetahui transfer factor tidak seperti antibiotik, transfer factor sesuai untuk semua spesies. Artinya manfaat transfer factor adalah untuk bersama. Akhirnya, kita mendapatkan keuntungan transfer factor dari jasa sistem imun hewan-hewan dengan kualitas yang terbaik.
  2. Konsumsi Oral: Pengantaran. Ilmu pengetahuan transfer factor mengalami banyak peningkatan. Pada tahun 1980 juga ditemukan bahwa transfer factor bisa diantarkan melalui ASI (Air Susu Ibu – kolostrum). Penelitian yang luas dan pelajaran mengenai transfer factor yang dengan efektif di konsumsi melalui oral.
  3. Teknologi. Ilmuwan hanya mengembangkan teknik yang dibutuhkan untuk ekstrak dan memisahkan transfer factor dari molekul-molekul yang tidak penting (seperti: antibodi hewan – yang banyak ditawarkan oleh produk-produk kolostrum di pasaran) sehingga transfer factor tidak memberikan alergi dan efek samping kapada kita.

Kekuatan dan Kemanjuran Transfer Factor

Ilmuwan menemukan hewan-hewan yang sesuai untuk mengambil transfer factor, yaitu: Sapi dan Ayam. Kolostrum sapi di ekstrak untuk mengambil transfer factor dan begitu juga ekstrak dari kuning telur ayam. Teknologi ekstraksi dan sumber hewan yang di ekstrak telah di patenkan oleh 4Life Research, Llc, USA.

Ratusan dari ribuan orang di dunia mengkonsumsi transfer factor setiap hari untuk meningkatkan sistem imun. Suatu laporan diterima dari China,”lebih dari enam juta orang setiap hari mengkonsumsi transfer factor sebagai vaksin untuk hepatitis.”

Di Seluruh dunia, orang-orang mendapatkan transfer factor sebagai cara menjaga imun saat bepergian. Seperti yang ditulis oleh Dr. Kenneth A. Bock, M.D.  di dalam bukunya yang terkenal, The Germ Survival Guide – menganjurkan enam kapsul transfer factor setiap hari sebagai hal yang perlu dalam bepergian keluar kota atau keluar negeri, juga untuk kebutuhan sehari-hari menjaga kesehatan.

Laporan Manfaat Transfer Factor

Transfer factor disebut juga sebagai “immunocorrector” dan menurut laporan dapat mendukung sistem imun dalam berbagai cara, termasuk menekan sistem imun yang terlalu aktif untuk autoimun agar dapat berfungsi seperti sistem imun yang normal.

Bulan Mei 2000, majalah Alternative Medicine menerbitkan artikel yang berjudul “Educating the Immune” dimana D.J. Fletcher menuliskan,”sistem imun adalah suatu keajaiban alam, dan transfer factor (TF) suatu terapi imun yang merupakan bagian dari keajaiban.”

Sebagai suatu “molekul cerdas” dan penyeimbang sistem imun, transfer factor telah membuktikan manfaat dalam menolong menekan sistem imun yang tidak sehat dan yang berpotensi merusak dengan menimbulkan peradangan. Pada kenyataannya, transfer factor sebenarnya mendidik sistem imun Anda tentang apa yang harus diketahuinya untuk pelaksanaan yang optimal kapan saja peradangan terjadi.

Ilmu Pengetahuan Transfer Factor: Penerobosan dan Penemuan

Tidak terhitung artikel-artikel hasil riset mengenai molekul transfer factor sebagai fungsi sistem imun yang baik, dan 4Life Research, LLC, di Sandy, Utah – Amerika, telah menghasilkan penelitian berdasarkan riset, ilmu pengetahuan dan memiliki banyak hak paten.

Pada suatu penelitian independen sel Natural Killer (NK Cell), 4Life menggabungkan kombinasi sumber-sumber dari bovine dan avian  transfer factor yang dapat meningkatkan akivitas sel natural killer empat ratus tiga puluh tujuh persen, sangat jauh diatas garis dasar.

Oktober 2002, 4Life mematenkan transfer factor bersumber dari avian sebagai sumber baru menghasilkan transfer factor.

Maret 2005, 4ife mematenkan proses kombinasi transfer factor yang dihasilkan dari paling sedikit dua cara berbeda yang bersumber dari hewan.

CEO 4Life Research, David Lisonbee telah berada di garis depan dalam penelitian  imun yang lebih dari 12 tahun. Untuk kontribusinya dalam pencarian pada “immunocorrector alami yang baru, sumber baru untuk ekstraksi, dan pengembangan teknologi progresip,” Lisonbee masuk kedalam Russian Academy of Medical  Technical Science dan tahun 2006 mendapatkan I.N. Blokhina Award for Bio-Technological Advancement.

Transfer Factor Hari Ini
Tahun 2005, pemerintah Amerika mendedikasikan 7.1 milyar dollar untuk pengembangan strategi keadaan darurat dalam menghadapi penyakit menular.
Tidak peduli seberapa banyak uang yang diinvestasikan untuk melindungi dari serangan flu burung atau wabah-wabah yang lainnya, sistem imun adalah pertahanan pertama dan terakhir tubuh kita.

Sistem imun sangat bernilai dan tidak terhingga harganya, karena tanpa sistem imun, kita menghadapi  wabah (Pestilence) , penyakit (Disease), kelemahan (Infirmity), dan Kematian (Death).
kerja sistem imun
Untungnya, riset berdasarkan ilmu pengetahuan diteruskan dan membuka suatu hal yang sangat menjanjikan antara molekul transfer factor dan reaksi optimal imun.
Sumber: Woodland Health Report, Amerika.

Revolusi kesehatan saat ini ada pada bidang Sistem Imun, produk-produk kesehatan mulai mengarah pada sistem imun. 4Life Transfer Factor yang dimiliki oleh 4Life Research adalah Pionir dibidang Sistem Imun. 4Life Transfer Factor akan ada disetiap rumah dan peluang usaha untuk Anda yang mau memiliki umur bisnis yang sangat panjang.

Artikel ini masuk dalam pembahasan:

- pertanyaan seputar imunologi, - pertanyaan tentang imunologi, - pertanyaan tentang dasar imunologi, - pertanyaan tanya jawab imunologi, - tanya jawab sistem imunologi, - pertanyaan seputar imunologi kanker, - pertanyaan kepada dokter tentang imunologi, - pertanyaan kehidupan sostem imun, - tqnya jawab tentang dasar imunologi, - pertanyaan diskusi imunologi

data-ad-format="link">
Transfer Factor dan Kesehatan Imunologi Post in | Last updated: September 28th, 2013 | 209 views
Saya seorang Blogger, Internet marketer, dan Independent distributor produk kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *