Unair temukan obat demam berdarah

By | December 30, 2014

Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga menemukan obat penyakit demam berdarah (DB) yang mampu membasmi 96% virus DB.

Harapan baru tentang pengobatan penyakit demam berdarah (DB) muncul dari Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair). Kampus di kawasan Mulyerejo ini, ditemukan inovasi baru berupa obat herbal penyakit DB berhasil dibuat untuk kali pertama di dunia.

Obat penyakit demam berdarah (DB) buatan Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) mampu membasmi 96 persen virus DB (dengue virus).

Ketua ITD Unair Prof Dr dr Nasronudin SpPD KPTI FINASIM mengatakan, membasmi virus inilah yang membedakan obat Malaleuca Alternifolia Concentrate (MAC) dengan pengobatan DB pada umumnya.

Nasronudin menerangkan selama ini pengobatan DB hanya difokuskan untuk memperkuat imunitas penderita dari virus dengue.

Selama ini, lanjutnya, cara pengobatan DB dilakukan untuk meningkatkan jumlah trombosit darah, meningkatkan kekebalan tubuh, dan membasmi nyamuk penyebar (aedes aegypti dan aedes albovictus).

“Belum ada upaya riset untuk membasmi virusnya sendiri, Uji lab berkali-kali terhadap hewan (uji klinis 1) dan manusia (uji klinis 2 dan 3) menunjukan ada penurunan jumlah virus sangat signifikan setelah diberikan MAC ini,” kata Nasronudin saat ditemui di kantornya, Senin (21/4/2014).

Nasronudin mengungkapkan kandungan minyak terpinen yang ada pada daun tumbuhan malaleuca alternifolia asal Australia ini mempu merusak batang tubuh virus dengue.

Unair temukan obat demam berdarah

Unair temukan obat demam berdarah (Ilustrasi)

“Kalau di negara aslinya sendiri, tanaman ini hanya dijadikan obat herbal untuk batuk dan deman. Kami bekerjasama dengan Litbang Kemenkes mengembangkan zat terpinen ini untuk DB karena memiliki sifat antiviral (melawan virus),” paparnya. (Sumber: TribunNews.com, Yahoo! News)

Demikianlah artikel mengenai Unair temukan obat demam berdarah, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *