Kutuan: Jenis, Tanda, Penyebab, Pencegahan, dan Cara Menghilangkannya

Pedikulosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh kutu pada manusia baik di rambut maupun kulit. Kutu- kutu tersebut akan mengisap darah manusia untuk melajutkan hidupnya. Secara garis besar, kutu pada manusia dibagi atas:

kutu

Kutu Ixodes scapularis, salah satu menghisap darah burung, hewan peliharaan, hewan liar, dan juga manusia (Wikipedia)

a. Kutu kepala

Infeksi ini biasanya disebabkan oleh Pediculus humanus var. capitis. Biasanya infeksi ini menyerang anak- anak, akan tetapi orang dewasa juga bisa terinfeksi. Umumnya infeksi ini dapat menyebar dengan luas dan cepat pada lingkungan yang padat misalnya asrama, atau panti asuhan.

Berikut ini penyebab kita dapat terinfeksi kutu:

  • Akibat kurangnya menjaga kebersihan rambut.
  • Kurangnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama kasur, bantal, karpet, sprei, dan yang lainnya.
  • Ditularkan dari mereka yang berkutu.

Setiap kita pasti tidak ingin terinfeksi binatang satu ini. Selain membuat kepala terasa gatal, tentu juga mengurangi rasa percaya diri kita saat berada di keramaian. Secara tidak langsung kutuan akan mempengaruhi pergaulan dan kepercayaan diri seseorang. Oleh karena itu kita harus menjaga diri dari kutuan, diantaranya dapat dilakukan:

  • Menjaga kebersihan rambut kita. Minimal kita dapat melakukan keramas pada rambut 3 kali dalam seminggu.
  • Biasakan menggunakan peralatan sendiri baik itu handuk, sisir, topi, maupun yang lainnya.
  • Perhatikan teman- teman kita apa berkutu atau tidak. Jika teman kita berkutu, tidak perlu bagi kita menghindari berteman dengannya, akan tetapi cukup membatasi diri untuk tidak berbagi peralatan bersamanya.
  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Bagaimana tandanya kita terkena kutuan:

  • Sering merasa gatal pada kulit kepala sehingga mendorong kita untuk menggaruknya. Gatal pada kepala ini disebabkan oleh pengaruh liur dan ekskreta yang ditinggalkan kutu saat mengisap darah manusia. Sehingga tak jarang kita jumpai mereka yang mengaruk kepalanya sampai berdarah karena gatal.
  • Bagian yang gatal terutama bagian belakang telinga dan di dekat leher.
  • Akibat sering digaruk dijumpai warna kemerahan pada kulit kepala terutama belakang telinga dan dekat leher.
  • Ditemukannya telur- telur kutu di sepanjang rambutnya.
  • Dan biasanya kita juga menemukan kutu- kutu di sekitar kepala.

Kutu rambut tidak akan mudah hilang dengan begitu saja. Kita harus bisa menghilangkan kutu tersebut dan berusaha agar tidak tertular lagi. Berikut ini yang dapat kita kerjakan:

  1. Mengunakan obat pembasmi kutu, misalnya dalam bentuk shampo.
  2. Menggunakan sisir serit.
  3. Menjaga kebersihan rambut dan kepala.
  4. Bila kutuan sudah terlalu parah dapat kita lakukan memotong rambut lebih pendek.
  5. Pengobatan juga dilakukan untuk seluruh anggota keluarga agar menghilangkan rute penularan selanjunya.

b. Kutu Badan

Kutu badan biasanya menjakit orang- orang dewasa yang kurang menjaga kebersihan diri. Biasanya mereka yang jarang mandi atau jarang mengganti pakaian atau kurang bersih mencuci pakaian. Kutu ini biasanya hidup di serat- serat pakaian dan hanya pindah ke kulit manusia hanya untuk mengisap darah manusia.

Penularan kutu ini biasanya melalui pakaian. Selain itu juga bisa tertular melalui kontak langsung. Oleh karena itu sangat penting bagi kita menjaga kebersihan pakaian kita.

Tanda utama dari mereka yang terinfeksi kutu ini ialah adanya rasa gatal sekujur tubuh terutama bagian leher, badan, dan paha yang juga disebabkan oleh liur dan ekskreta dari kutu yang ditinggalkan saat kutu mengisap darah kita. Selain itu juga dijumpai titik- titik pendarahan yang kecil akibat garukan. Selain pada kasus yang lama, kulit akan terlihat menjadi tebal, bersisik, dan agak bewarna gelap.

Seperti kutu kepala, pada kutu badan pencegahan utamanya ialah dengan menjaga kebersihan pakaian terutama pakaian dalam dan menjaga kebersihan diri.

c. Kutu pubis

Kutu pubis umumnya terjadi saat kutu menginfeksi bagian organ terutama pubis. Penularan utama kutu ini ialah melalui kontak langsung. Selain itu faktor kurangnya menjaga kebersihan diri terutama bagian organ intim. Salah satu cara menjaga kebersihan daerah tersebut ilah dengan mencukur rambut yang tumbuh di sekitarnya. Selain itu dengan menjaga kebersihan pakaian terutama pakaian dalam yang digunakan.

Tanda- tanda yang terjangkit kutu pubis diantaranya,

  • Gatal di daerah pubis dan sekitarnya.
  • Gatal dapat meluas sampai bagian perut dan dada.
  • Dijumpainya bercak bewarna abu- abu atau kebiruan di sekitar tempat yang gatal.
  • Tampaknya bercak- bercak hitam pada pakaian dalam terutama yang bewarna putih pada waktu bangun tidur.

Leave a Reply

*