Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya

Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya – Kanker serviks merupakan salah satu tumor ganas yang biasa diderita oleh kaum wanita, bahkan saking ganasnya kanker ini nyawa pengidap kanker ini di pertaruhkan. Kanker ini sangat sulit sekali dideteksi secara dini bahkan pada kondisi tertentu akan diketahui ketika penderita sudah berada pada stadium lanjut. Faktor penyebabnya bisa diakibatkan dari lingkungan dan gaya hidup seseorang yang memiliki gaya hidup tidak sehat, namun faktor utama dari kanker serviks ini adalah diakibatkan oleh virus HPV. Cara penularannya yaitu bisa melalui hubungan 1ntim yang suka berg0nta-ganti pasangan.

Gejala dan pencegahan Kanker Serviks

Gejala dan pencegahan Kanker Serviks (Gambar Ilustrasi/kankerserviks.com)

Kanker serviks adalah salah satu kanker yang menyerang leher serviks pada wanita yaitu kondisi dimana seseorang terkena virus yang dinamakan virus HPV. Pada kenyataannya jika seseorang terkena virus HPV sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya karena kekebalan tubuh yang baik, namun pada kondisi tertentu terutama sistem kekebalan yang kurang baik maka virus HPV akan tetap di dalam tubuh lalu tumbuh dan berkembang berubah menjadi sel kanker yang berbahaya.

[Baca juga: Ciri, Tanda, dan Cara Pencegahan Kanker Serviks]

Kesulitan mendeteksi bahwa seseorang terkena virus HPV sampai usia pada kisaran 35 sampai 50 tahun karena perkembangannya sangat lambat. Itulah salah satu faktor kenapa virus HPV penyebab kanker serviks sulit untuk dideteksi secara dini. Namun, Anda bisa mendeteksi secara dini dengan mengetahui ciri-ciri sebagai pertanda menderita kanker serviks, apa saja ? Simak pembahasan di bawah ini :

Gejala Kanker Serviks

Nyeri Di Area Perut Bawah

Hati-hati ketika Anda mengalami kesakitan yang luar biasa pada perut bagian bawah dan juga pinggang karena hal tersebut bisa saja Anda terkena virus HPV. Rasa sakitnya suka berpindah-pindah terkadang pada bagian bawah lalu ke bagian atas kemudian ke bagian panggul dan bahkan rasa sakit terasa pada kaki bagian atas. Ketika seseorang sedang menstruasi, melakukan hubungan 1ntim atau ketika sedang melakukan buang air besar maka rasa sakit tersebut akan sangat luar biasa dan semakin parah. Yang paling parah adalah ketika aktivitas di atas menyentuh leher rahim karena bagaimanapun juga kanker serviks berada pada leher rahim.

Contact Bleeding

Ciri-ciri kanker serviks lainnya yaitu gejala contact bleeding, gejala ini paling umum dialami penderita kanker mulut rahim ini hampir 80% penderita dengan mengalami pendarahan di area organ kewanitaan. Tak jarang pendarahan terjadi sesudah berhubungan bersama pasangan, ataupun mengedan ketika buang air besar.

Keputihan yang abnormal

Wanita dengan keputihan abnormal terjadi antara 75-85% dengan tahapan sekresi bervariasi terutama ketika mengalami yang namanya stimulasi tumor. Adapun kegunaan sekresi hipertiroidisme ini menghasilkan lendir yang dinamakan keputihan. Umumnya pada penderita kanker serviks sendiri, keputihan yang dialami biasanya berwarna dan berbau. Selain itu, akan menimbulkan rasa nyeri dan gatal di area kewanitaan.

Pendarahan di area kewanitaan

Gejala kanker serviks lainnya, bisa terjadi pada wanita menopause yang mengalami kram diiringi dengan pendarahan secara tidak teratur. Adapun jumlah pendarahan sendiri biasanya tidak banyak dan tidak diiringi dengan rasa nyeri di area perut, namun nyeri dirasakan di area pinggang. Tak hanya itu saja, tanda lainnya dari kanker serviks ini biasanya berkaitan dengan erosi serviks.

[Baca juga: 9 Gejala Kanker Serviks Yang Harus diwaspadai]

Lalu, Bisakah Vaksin HPV Mencegah Terjadinya Kanker Serviks?

Jawabannya adalah bisa, tetapi tetap saja Anda perlu melakukan tes pap smear meskipun sudah melakukan vaksin HPV ini. Program imunisasi atau vaksin HPV (Human Paviloma Virus) bisa menekan berbagai macam gangguan pada bagian serviks atau organ kewanitaan lainnya. Selain, berdasarkan penelitian yang dituliskan di Journal of the National Cancer Institute sendiri sudah membuktikan bahwa vaksin HPV secara positif bisa mencegah gangguan yang terjadi dalam organ kewanitaan, yang juga mencegah ketidaknormalan dalam leher rahim. Adapun vaksin HPV sendiri diberikan bagi para remaja wanita dan juga wanita dewasa yang sudah berusia subur. Manfaat dari vaksin HPV ini bisa dirasakan beberapa tahun kemudian setelah dilakukan imunisasi, hal ini ditandai dengan berkurangnya gangguan-gangguan di area seperti organ kewanitaan, dan mulut rahim.

[Baca juga: Pap smear: Pengertian, manfaat, dan Langkah Pemeriksaan]

Demikianlah artikel mengenai Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

*